Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemain Gresik United, Pekanbaru FC Kena Sanksi: Klub Persebata Lembata Juga Kena Kanda dari Komdis PSSI

Niko auglandy • Rabu, 4 Februari 2026 | 10:30 WIB
Logo PSSI
Logo PSSI

RADARSOLO.COM - Komite Disiplin (Komdis)PSSI merilis hasil sidang yang digelar pada 13 Januari 2026 terkait sejumlah pelanggaran yang terjadi dalam lanjutan Liga Nusantara 2025/2026. Dalam keputusan tersebut, beberapa pemain, ofisial, hingga klub dijatuhi sanksi berupa larangan bermain, larangan mendampingi tim, hingga denda finansial.

Salah satu keputusan dijatuhkan kepada pemain Gresik United FC, Adil Nur Bangsawan.

Ia dinyatakan bersalah karena melakukan tindakan kekerasan dengan memukul pemain lawan dalam pertandingan melawan Persekabpas yang berlangsung pada 8 Januari 2026.

Atas pelanggaran yang berujung kartu merah langsung tersebut, Adil mendapat tambahan sanksi larangan bermain selama dua pertandingan serta denda sebesar Rp 2.500.000.

Sanksi serupa juga diterima oleh pemain Pekanbaru FC, Jodi Kustiawan. Dalam laga menghadapi Tri Brata Rafflesia FC pada tanggal yang sama, Jodi terbukti menyikut pemain lawan hingga diganjar kartu merah langsung.

Komite Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman tambahan larangan bermain selama dua pertandingan disertai denda Rp2.500.000.

Tidak hanya pemain, sanksi juga diberikan kepada ofisial.

Kompi Widodo, S.Kep, ofisial Tri Brata Rafflesia FC, dinilai melakukan pelanggaran karena mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada perangkat pertandingan dalam laga melawan Pekanbaru FC pada 8 Januari 2026.

Akibat perbuatannya tersebut, Kompi Widodo dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim selama empat pertandingan serta denda sebesar Rp12.500.000.

Sementara itu, Tim Persebata Lembata juga tak luput dari sanksi. Dalam pertandingan melawan Perseden Denpasar pada 9 Januari 2026, tercatat lima pemain Persebata Lembata menerima kartu kuning. Atas pelanggaran tersebut, klub dijatuhi denda sebesar Rp12.500.000.

Selain itu, ofisial Persebata Lembata, ABD Syukur SKD, mendapat teguran keras dari Komite Disiplin PSSI setelah dinilai melakukan protes berlebihan kepada perangkat pertandingan pada laga yang sama.

Masih dalam pertandingan Perseden Denpasar kontra Persebata Lembata, Komite Disiplin PSSI juga menjatuhkan sanksi kepada Klub Persebata Lembata akibat insiden pelemparan air minum kemasan dari tribun yang ditempati pendukung tim. Atas kejadian tersebut, Persebata Lembata dikenai denda sebesar Rp7.500.000.

Keputusan-keputusan ini diambil sebagai bagian dari komitmen PSSI untuk menjaga disiplin, sportivitas, dan ketertiban dalam pelaksanaan kompetisi Liga Nusantara musim 2025/2026.

Editor : Niko auglandy
#komdis #pssi #Pekanbaru fc #Persebata Lembata #liga nusantara #gresik united