Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hasil Akhir PSIR Rembang vs Persebi Boyolali, 8 Besar Liga 4 Jateng: Mantan Juara Bertahan Harus Tersingkir

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 5 Februari 2026 | 09:48 WIB
Laga PSIR Rembang melawan Persebi Boyolali di Stadion Krida Rembang, Rabu sore (4/2/2026) yang terhenti karena hujan.
Laga PSIR Rembang melawan Persebi Boyolali di Stadion Krida Rembang, Rabu sore (4/2/2026) yang terhenti karena hujan.

RADARSOLO.COM - Drama lanjutan leg kedua babak 8 besar Liga 4 Jawa Tengah antara PSIR Rembang kontra Persebi Boyolali akhirnya tuntas pada Kamis pagi (5/2/2026).

Laga di Stadion Krida, Rembang, itu menjadi perhatian publik setelah pertandingan sehari sebelumnya terpaksa dihentikan akibat hujan deras yang membuat lapangan tergenang.

Pada Rabu sore (4/2/2026), pertandingan sebenarnya sudah berjalan sesuai jadwal. Namun, sejak menit-menit awal hujan berintensitas tinggi mengguyur stadion. Genangan air cepat muncul di beberapa titik, terutama di area tengah lapangan. Aliran bola tersendat dan pergerakan pemain sangat terganggu.

Situasi makin tidak memungkinkan sehingga wasit menghentikan laga demi keselamatan pemain. Panitia pelaksana bersama penonton sempat berusaha mengeringkan lapangan, tetapi upaya itu tidak membuahkan hasil karena hujan tak kunjung mereda.

Ketua panitia pelaksana pertandingan Imam Zarkasyi, menegaskan bahwa keputusan penundaan sudah melalui seluruh prosedur regulasi.

“Karena faktor curah hujan yang sangat tinggi, kondisi lapangan tidak memungkinkan. Kami dari pihak Match Commissioner sudah melakukan dua kali perpanjangan waktu, namun lapangan tetap tidak layak,” ungkapnya.

Hasil koordinasi dengan PSSI Jawa Tengah akhirnya memutuskan laga dilanjutkan keesokan harinya dengan memainkan sisa waktu, yakni babak kedua selama 45 menit.

Sebagai bentuk apresiasi kepada suporter yang datang, panitia membebaskan tiket masuk untuk pertandingan lanjutan tersebut.

“Laga akan dilanjutkan besok pagi jam 08.00 WIB untuk babak kedua selama 45 menit. Untuk suporter, besok kami bebaskan tiket masuk (gratis),” tegas Imam.

Sebelum laga dihentikan, PSIR Rembang sudah unggul cepat.

Irvan membuka skor lewat eksekusi penalti pada menit ke-5.

Gol itu menambah keuntungan Laskar Dampo Awang yang sebelumnya menang 2-1 di leg pertama sehingga agregat sementara menjadi 3-1.

Saat babak kedua dilanjutkan pada Kamis pagi, PSIR langsung tampil agresif.

Mereka mendominasi penguasaan bola dan terus menekan Persebi hingga menit ke-67, namun belum mampu menambah gol.

Kondisi lapangan yang masih berat dengan sisa genangan air membuat ritme permainan tidak sepenuhnya mulus.

PSIR berkali-kali menciptakan peluang berbahaya, namun penyelesaian akhir kurang maksimal. Persebi mencoba bangkit di menit-menit akhir, tetapi serangan mereka banyak terhambat kondisi lapangan yang tidak ideal.

Sebaliknya, PSIR terlihat lebih siap dan tetap agresif hingga peluit panjang berbunyi.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan berakhir. Keunggulan agregat 3-1 memastikan PSIR Rembang melaju ke babak semifinal Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026, dan sudah ditunggu Persak Kebumen. Sementara itu, perjuangan Persebi Boyolali harus terhenti di babak 8 besar.

Pencetak gol tunggal PSIR, Irvan, mengaku kemenangan ini terasa spesial.

“Senang sekali meski gol tercetak lewat titik penalti. Bersyukur dan kemenangan ini untuk masyarakat Rembang. Bermain tunda dan di pagi hari menjadi tantangan tersendiri karena belum pernah melakukannya,” ujarnya.

Dengan hasil ini PSIR Rembang lolos ke babak semifinal. 

Sebaliknya Persebi Boyolali harus legawa terhenti langkahnya, dan gagal membuka ada untuk lolos ke babak nasional. 

Hasil ini jelas sangat menyedihkan, mengingat Laskar Pandanarang berstatus juara di Liga 4 Jateng musim lalu. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#liga 4 #Persebi Boyolali #PSIR Rembang