RADARSOLO.COM – Persiharjo Sukoharjo sukses menang tipis 2-1 atas Persibangga Purbalingga pada leg pertama semifinal Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 di Stadion Gelora Merdeka, Sukoharjo, Minggu (8/2/2026).
Bermain di hadapan ribuan pendukungnya yang memadati stadion, Laskar Honggopati tampil percaya diri sejak awal laga. Meski pertandingan diguyur hujan dengan intensitas cukup deras, tempo permainan tetap terjaga.
Persibangga tak sekadar bertahan dan main hati-hati, tim tamu beberapa kali mampu keluar dari tekanan dan menciptakan peluang berbahaya.
Hingga pertandingan memasuki menit ke-30, kedua tim masih sama-sama kuat. Duel ketat di lini tengah membuat peluang bersih sulit tercipta, dengan skor kacamata masih menghiasi papan pertandingan.
Persibangga mendapat peluang emas pada menit ke-33 melalui tendangan bebas. Rizqi Fauzan yang maju sebagai eksekutor gagal memaksimalkan kesempatan, setelah sepakan eks bomber Persika Karanganyar tersebut hanya melambung jauh di atas mistar gawang Persiharjo yang dikawal Agung Prasetyo.
Ancaman kembali datang dari kaki Aziz Briantoro pada menit ke-37. Sayang, penyelesaian akhirnya di depan gawang belum menemui sasaran, membuat kedudukan tetap tanpa gol di tengah tekanan yang terus meningkat.
Kebuntuan tuan rumah akhirnya pecah pada masa injury time babak pertama. Persiharjo berhasil membuka keunggulan melalui gol Hosemando pada menit 45+2'. Gol tersebut menutup babak pertama dengan skor 1-0, untuk keunggulan sementara Laskar Honggopati atas Persibangga Purbalingga.
Di babak kedua, Persibangga semakin menekan. Tim ini sempat memperoleh peluang pada menit ke-59 melalui sundulan eks penggawa Persika lainnya yakni Haidar. Beruntung bola masih dapat diamankan Agung Pras.
Sayangnya di menit 68' gawang sang veteran eks kiper Persis Solo, PSS Sleman dan PSIM Jogja tersebut harus kebobolan juga. Kali ini lewat sundulan keras Rizqi Fauzan yang gagal diantisipasi lini pertahanan Persiharjo Sukoharjo, membuat Agung Prasetyo harus memungut bola dari gawangnya.
Sukses menyamakan kedudukan, Persibangga tampil semakin berani dengan mengandalkan serangan dari kedua sisi sayap. Tak ingin terus berada di bawah tekanan, Persiharjo memperoleh peluang pada menit ke-74 melalui tendangan bebas setelah Dedi dilanggar cukup keras. Namun, eksekusi bola mati tersebut masih belum mampu membawa Laskar Honggopati kembali unggul.
Situasi pertandingan sempat memanas menyusul sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan Persiharjo. Ketegangan memuncak dengan terjadinya insiden pelemparan botol dari tribun penonton, beruntung aparat keamanan bergerak cepat mengamankan pelaku dan mengeluarkannya dari area stadion.
Kekecewaan publik tuan rumah akhirnya sedikit terobati pada menit ke-85 setelah Ergi mencetak gol kedua Persiharjo di laga ini, lewat sundulan kepalanya. Skema gol ini berawal dari tendangan bebas, sekaligus mengembalikan keunggulan Persiharjo.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-1 untuk keunggulan Persiharjo Sukoharjo tetap bertahan. Kemenangan di leg pertama ini menjadi modal penting bagi Laskar Honggopati sebelum melakoni laga tandang pada leg kedua yang akan digelar di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, Rabu (11/2/2026) mendatang
Pelatih Persiharjo Sukoharjo Dwi Joko Prihatin mengaku sudah memprediksi jalannya laga tak akan mudah, mengingat kualitas Persibangga memang tak perlu diragukan. Dia pun mensyukuri kemenangan di leg pertama bisa didapat, dan tetap optimistis timnya mampu meraih hasil positif pada laga tandang nanti.
“Sejak awal kami prediksi pertandingan akan sangat ketat karena Persibangga tim yang persiapannya bagus. Hasil ini tentu sangat kami syukuri dan untuk leg kedua kami tetap menatap dengan optimis,” ucap Dwi Joko usai laga.
Di lain sisi, Pelatih Persibangga Imran Amirullah mengakui timnya akan segera mengevaluasi, dan siap mengoptimalkan peluang terakhir di kandang mereka sendiri di leg kedua nanti.
Dia menyebut timnya hanya perlu melakukan sedikit evaluasi, terutama dalam aspek komunikasi antarpemain. “Pertandingan cukup bagus dan kami belum selesai karena masih ada leg kedua di kandang. Anak-anak sudah tampil maksimal sesuai instruksi, tetapi memang ada beberapa hal yang perlu diperbaiki lagi, terutama soal komunikasi,” ujarnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy