RADARSOLO.COM - Aktivitas Persis Solo di bursa transfer putaran kedua Super League 2025/2026 tidak hanya diwarnai perekrutan pemain baru. Laskar Sambernyawa juga memilih meminjamkan sejumlah pemain lokal maupun asing ke klub lain demi menjaga ritme perkembangan para pemainnya.
Salah satu nama yang ikut “disekolahkan” adalah Yulfikar Mansyur. Pemain muda asal Karanganyar itu dipinjamkan Persis Solo ke Kendal Tornado FC hingga akhir musim Pegadaian Championship 2025/2026 (Liga 2).
Yulfikar merupakan produk pembinaan internal Persis Solo. Ia tercatat menimba ilmu sepak bola sejak di PFA Sukoharjo (2022), lalu berlanjut ke Persis Solo U-16 (2022–2023), Persis Solo U-18 (2023–2024), hingga Persis Solo U-20 (2024–2025). Musim ini, pemain kelahiran 25 Februari 2006 tersebut berhasil menembus tim senior Persis Solo.
Namanya bahkan sempat masuk skuad Persis Solo pada putaran pertama Super League 2025/2026. Namun, ketatnya persaingan di sektor sayap membuat Yulfikar belum mendapatkan kesempatan debut di level tertinggi.
Melihat kondisi tersebut, manajemen Persis Solo akhirnya mengambil langkah strategis dengan meminjamkan Yulfikar ke klub lain. Tujuannya jelas, agar potensi sang pemain terus berkembang dan mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
Kendal Tornado FC pun menyambut kedatangan Yulfikar dengan tangan terbuka. Klub berjuluk Laskar Badai Pantura itu memperkuat sektor wing back dengan mendatangkan Yulfikar sebagai tambahan kekuatan baru.
“Kehadiran Yulfikar diharapkan mampu menambah kedalaman skuad, khususnya di sektor wing back yang menjadi salah satu fokus penguatan tim,” tulis manajemen klub.
Pemain yang dikenal memiliki kecepatan, determinasi tinggi, serta kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang ini dinilai cocok dengan skema permainan Kendal Tornado FC.
“Perekrutan Yulfikar merupakan bagian dari strategi klub untuk membangun tim yang lebih kompetitif dan solid di semua lini,” kata Manajer Kendal Tornado FC, Heri Sasongko, Senin (9/2/2026).
Heri memaparkan, pengalaman Yulfikar yang sudah mencicipi atmosfer sepak bola level tertinggi bersama Persis Solo diyakini mampu memberi dampak positif, baik secara teknis maupun mental bertanding.
Dengan masuknya Yulfikar, manajemen Kendal Tornado FC optimistis tim bisa tampil lebih agresif dan konsisten pada putaran ketiga Pegadaian Championship.
“Yulfikar juga menambah pemain regulasi di bawah usia 20 tahun. Kami berharap dia cepat menyatu dengan tim,” jelas Heri.
Sementara itu, Yulfikar mengaku senang bisa menjadi bagian dari Kendal Tornado FC. Ia menilai klub barunya memiliki ambisi besar serta manajemen yang serius dalam membangun tim.
Baca Juga: 26 Tahun Pasoepati, Usung Semangat Rekonsiliasi Suporter
Menurutnya, suasana kekeluargaan dan target yang jelas menjadi alasan utama menerima tawaran tersebut.
“Saya sangat termotivasi bisa bergabung dengan Kendal Tornado FC. Ini tim yang punya semangat besar dan saya siap memberikan yang terbaik untuk tim,” ujar Yulfikar. (nik)
Editor : Niko auglandy