Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tak Ada Waktu Adaptasi, Pemain Baru Persis Solo Dituntut Langsung Tancap Gas

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 12 Februari 2026 | 21:03 WIB
AMUNISI BARU: Striker baru Persis Solo Abu Kamara resmi didatangkan dari PSM Makassar.
AMUNISI BARU: Striker baru Persis Solo Abu Kamara resmi didatangkan dari PSM Makassar.

RADARSOLO.COM– Persis Solo kembali mendapat ujian krusial pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-21. Laskar Sambernyawa dijadwalkan menjamu Madura United di hadapan publik sendiri dalam laga yang sarat kepentingan bagi kedua tim.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa. Baik Persis maupun Madura United sama-sama tengah berjuang menjauh dari zona rawan degradasi dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa bertahan di kasta tertinggi musim depan.

Madura United datang ke Solo dengan catatan performa yang belum stabil. Dalam lima pertandingan terakhir, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu menelan empat kekalahan dan hanya sekali bermain imbang. Tren negatif tersebut tentu menjadi tekanan tersendiri bagi tim tamu.

Di sisi lain, Persis Solo juga belum sepenuhnya konsisten. Dari lima laga terakhir, anak asuh Milomir Seslija membukukan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Meski sedikit lebih baik dari calon lawannya, hasil tersebut belum cukup membuat posisi mereka aman.

Duel papan bawah ini pun layak disebut sebagai laga penentuan.

Hasil akhir pertandingan berpotensi mengubah peta persaingan di zona degradasi, sekaligus menjadi momentum kebangkitan bagi tim yang mampu memaksimalkan kesempatan.

Sorotan publik Solo tentu tertuju pada Persis yang tampil sebagai tuan rumah.

Dukungan suporter di Stadion Manahan diharapkan menjadi energi tambahan bagi Laskar Sambernyawa untuk tampil lebih agresif sejak menit awal.

Optimisme juga mengiringi langkah Persis menyusul hadirnya 17 pemain anyar pada paruh musim ini. Perombakan besar-besaran tersebut menjadi sinyal keseriusan manajemen dalam memperbaiki performa tim di putaran kedua kompetisi.

Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, memastikan para pemain anyar berpeluang tampil pada laga ini. Menurutnya, mereka membutuhkan menit bermain dengan intensitas tinggi guna mempercepat proses adaptasi di dalam sistem permainan tim.

“Mereka harus bermain beberapa menit. Kami sudah melakukan latihan untuk adaptasi mereka dengan intensitas tinggi. Pada laga ini akan jadi pembuktian mereka, kita lihat berapa menit yang dapat mereka mainkan,” ujar Milomir.

Pelatih asal Bosnia tersebut juga menekankan pendekatan modern yang kini diterapkan dalam pengelolaan kebugaran pemain.

Dia menyebut tim pelatih memanfaatkan teknologi untuk memantau beban kerja serta energi yang dikeluarkan setiap pemain di lapangan.

“Sekarang penerapannya lebih modern, kita bisa melihat berapa banyak energi yang bisa dihabiskan oleh pemain. Mungkin satu, dua atau tiga klub di Indonesia sudah melakukan ini. Kita sekarang telah menetapkan standar yang begitu tinggi,” tegasnya.

Milo juga menambahkan, berkat kehadiran teknologi evaluasi perubahan bisa dilakukan secara real time dan itu bisa membantu permainan.

Selain itu, keterbatasan waktu membuat para pemain-pemain baru Persis Solo tidak bisa bersantai dalam adaptasi dan mau tidak mau mereka harus bisa memberikan dampak instan untuk mendongkrak penampilan tim.

“Pada jeda turun minum, kita bisa melihat energi yang dihabiskan pemain dan kita bisa melakukan perubahan. Kita tidak punya waktu untuk melatih dan mereka harus siap bermain,” tandas Milomir.

Segala elemen yang dibutuhkan Persis Solo untuk keluar dari zona degradasi sudah terpenBisa

Sekarang, publik Solo menanti apakah kombinasi wajah baru dan pendekatan modern itu mampu membawa Persis keluar dari tekanan. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #liga 1 #madura united