Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pencipta Lagu Anthem Persis Solo Berpulang, Dedikasi Zoel The Working Class Symphony Akan Tetap Abadi

Niko auglandy • Selasa, 17 Februari 2026 | 11:24 WIB
Vokalis band TWCS Zoelham (tengah) mendapatkan pengakuan lagu ciptaannya berjudul Satu Jiwa diakui oleh Kemenkumham. (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)
Vokalis band TWCS Zoelham (tengah) mendapatkan pengakuan lagu ciptaannya berjudul Satu Jiwa diakui oleh Kemenkumham. (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Duka mendalam menyelimuti dunia musik Kota Solo. Hendra Gunawan bin Alwi Yuswo, atau yang akrab disapa Zoelham atau Zoel, vokalis band The Working Class Symphony (TWCS), berpulang pada Selasa Kliwon, 17 Februari 2026, pukul 05.15 WIB di RS PKU Sukoharjo. Almarhum tutup usia pada umur 53 tahun.

Zoel dikenal luas bukan hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai pencipta lagu “Satu Jiwa”, anthem kebanggaan Persis Solo yang selalu dikumandangkan suporter Laskar Sambernyawa di setiap laga.

Karyanya melekat kuat dalam perjalanan klub maupun kultur tribun sepak bola Solo.

Rencananya, almarhum akan dikebumikan pada Selasa Kliwon, 17 Februari 2026, pukul 13.00 WIB, berangkat dari rumah duka di Perum Joho Baru Blok L No. 35 RT 02/08, Joho, Sukoharjo, menuju Astanalaya "Sidomulyo" Gawanan, Sukoharjo.

Pihak keluarga menyampaikan ungkapan tulus kepada semua pihak yang mengenal almarhum.

“Kulawarga hanglênggana menawi Almarhum gadhah kalepatan dhumateng panjenengan sami, utawi dhumateng ngarsanipun Allah SWT, keparenga kadhawuhan paring pangapunten. Mugi panjenengan sami kersa ugi nyuwunaken pangapunten dhumateng ngarsa Dalem Allah SWT. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.” dalam tulisan lelayu yang diterima Jawa Pos Radar Solo. 

Almarhum Zoel meninggalkan istri tercinta Mei Wulandari, ibunda Rini Darmasih, serta tujuh putra-putri, yakni Rahmadani Gaizka Sapura, Raya Albani Saputra, Aluna Sagita Dara Dinanti, Regiely Gangsal Saputra, Gemila Bumi Hayunda, Raditya Fatsalino Saputra, dan Mariana Gaizka Maharani. 

Kepergian Zoelham meninggalkan jejak mendalam bagi banyak pihak, termasuk keluarga besar sepak bola Solo.

Manajemen Persis Solo menuliskan pesan belasungkawa melalui akun Instagram resmi mereka:

“Persis turut berbelasungkawa atas berpulangnya Hendra Gunawan (Zoelham) pada Selasa (17/2) pagi ini. Zoelham adalah sosok penting bagi Laskar Sambernyawa, selaku pencipta anthem ‘Satu Jiwa’ yang selalu menemani suka-duka perjalanan tim hingga hari ini. Doa terbaik teriring bagi Almarhum dan keluarga yang ditinggalkan. Swargi langgeng, Mas Zoel.”

Selamat jalan, Mas Zoel. Suara, karya, dan semangatmu akan terus hidup dalam setiap lantunan “Satu Jiwa” di Stadion Manahan. (nik) 

Editor : Niko auglandy