Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jatidiri Membisu: PSIS Semarang Kalah Telak, Sanksi Berjatuhan dari Komdis

Niko auglandy • Selasa, 17 Februari 2026 | 17:05 WIB

Logo PSIS Semarang
Logo PSIS Semarang

RADARSOLO.COM - Sidang Komite Disiplin PSSI pada 21 Januari 2026 kembali mengetuk palu sanksi bagi tiga pihak sekaligus terkait laga Pegadaian Championship 2025/2026 antara PSIS Semarang dan Deltras FC.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Stadion Jatidiri pada 17 Januari 2026 itu ternyata menyisakan sejumlah pelanggaran signifikan.

PSIS Semarang menjadi pihak yang paling banyak menerima hukuman. Komdis menjatuhkan denda Rp 25 juta setelah ada lima pemain Laskar Mahesa Jenar yang menerima kartu kuning dalam satu pertandingan.

Catatan disiplin yang buruk ini membuat PSIS masuk radar pantauan federasi.

Tak berhenti di situ, PSIS kembali didenda Rp 25 juta lantaran banyak personel klub kedapatan tidak mengenakan ID Card saat berada di Official Area selepas pertandingan berakhir.

Pelanggaran administrasi ini dianggap menyalahi regulasi keamanan dan tata kelola pertandingan.

Sementara itu, Deltras FC yang bertindak sebagai tim tamu juga turut mendapat sanksi. Klub asal Sidoarjo itu didenda Rp.12,5 juta karena kehadiran suporter mereka di stadion.

Dalam aturan kompetisi, kehadiran suporter tamu pada laga tertentu dibatasi demi faktor keamanan.

Hukuman ini menjadi pengingat bagi klub agar memastikan para pemain menjaga disiplin dan tidak melakukan pelanggaran yang berpotensi merugikan tim.

Dari sisi pertandingan, PSIS justru mengalami malam kelam di kandang sendiri.

Alih-alih meraih poin, mereka harus tumbang 0–3 di hadapan 7.050 penonton yang hanya mengisi 29 persen kapasitas stadion.

Bintang kemenangan Deltras pada laga ini adalah Neville Mbanwei Tengeg, yang mencetak dua gol pada menit ke-10 dan 84.

Gol ketiga dicetak Kaka Reda Depriadi pada menit ke-90 untuk menggenapkan pesta tim tamu.

PSIS bukannya tanpa peluang, tetapi performa yang tidak stabil, ditambah derasnya kartu kuning, membuat ritme permainan mereka tak pernah benar-benar berkembang.

Kartu kuning bertubi-tubi diterima oleh Delfin Rumbino (44’), Muhammad Alwi Fadilah (60’), Doni Halomoan Sormin (62’), Rafael de Sa Rodrigues (66’), dan Tegar Infantrie Sukamto (90+4’).

Hasil ini menambah daftar evaluasi serius bagi PSIS, baik dari aspek teknis di lapangan maupun disiplin organisasi.

Sanksi beruntun dari Komdis menjadi peringatan keras bagi kedua klub untuk memperbaiki tata kelola internal serta kedisiplinan pada laga-laga berikutnya. (nik) 

 

Editor : Niko auglandy
#deltras #psis semarang