RADARSOLO.COM - Persaingan di Grup 1 Pegadaian Championship 2025–26 memasuki pekan ke-21 dengan dua tim berada di puncak klasemen dengan poin identik.
Dari hasil 10 laga yang sudah dijalani setiap klub, Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC Banten sama-sama mengoleksi 37 poin dari 20 pertandingan, membuat perebutan posisi puncak semakin sengit jelang fase akhir musim reguler.
Garudayaksa FC kembali mempertahankan posisi teratas melalui catatan 10 kemenangan, 7 imbang, dan hanya 3 kalah.
Produktivitas yang cukup baik (36 gol) serta pertahanan solid (16 kebobolan) membuat mereka masih berada di jalur kompetitif.
Namun Adhyaksa FC Banten tidak kalah impresif. Dengan jumlah poin sama, mereka menorehkan selisih gol lebih baik (+25) berkat 49 gol yang mereka cetak sejauh ini—tertinggi di grup.
Keduanya sama-sama berada dalam fase penting karena jadwal pekan ke-21 menghadapkan keduanya pada laga yang cukup menentukan.
Di bawah dua pemuncak klasemen, Sumsel United (34 poin) dan FC Bekasi City (33 poin) juga belum menyerah.
Kedua klub masih berada dalam jarak tembak menuju dua besar, terutama dengan performa yang relatif stabil.
Persaingan papan tengah juga menarik.
PSMS Medan berada di posisi kelima dengan 29 poin.
Persiraja Banda Aceh menyusul ketat dengan 28 poin.
Persikad Depok mengumpulkan 26 poin, berada di jalur aman untuk saat ini.
Ketiga tim ini masih bisa naik jika konsisten meraih poin penuh dalam beberapa pekan ke depan.
PSPS, Persekat, dan Sriwijaya FC di papan bawah juga masih berharap keajaiban dan dewi Fortuna segera berpihak kepada mereka.
PSPS Pekanbaru baru menabung 23 poin, sementara Persekat Tegal tertinggal satu poin (22 poin).
Keduanya masih berjuang menjauh dari papan bawah setelah performa yang masih naik turun.
Sementara itu Sriwijaya FC menjadi satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan musimKomdi
Dengan hanya 2 poin dari 20 pertandingan dan selisih gol minus 58, Laskar Wong Kito menghadapi situasi sulit untuk bangkit. (nik)