Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tendang, Sikut hingga Tandukan Berujung Sanksi! Ini Daftar Hukuman Komdis PSSI di EPA

Niko auglandy • Selasa, 10 Maret 2026 | 10:15 WIB

Logo PSSI
Logo PSSI

RADARSOLO.COM - PSSI melalui Komite Disiplin (Komdis) menjatuhkan sejumlah sanksi kepada pemain dan tim dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026.

Keputusan tersebut diambil dalam sidang Komdis yang digelar pada 17 Februari 2026, menyusul berbagai pelanggaran yang terjadi pada pertandingan 14–15 Februari 2026.

Salah satu sanksi dijatuhkan kepada pemain Bali United FC U16, I Gusti Ngurah Agung Bagus Indra Yudistira.

Ia dinilai melakukan pelanggaran dengan menghalangi peluang gol tim lawan saat laga melawan Persis Solo U16 pada 14 Februari 2026. Dalam pertandingan tersebut ia juga menerima kartu merah langsung.

Komdis PSSI menjatuhkan sanksi tambahan larangan bermain satu pertandingan serta denda Rp 10 juta.

Di kategori U18, pemain PSM Makassar U18, Meran Antolin Situmorang, mendapat hukuman lebih berat setelah melakukan tindakan menanduk pemain lawan dalam laga melawan Borneo FC Samarinda U18.

Ia menerima kartu merah langsung dan dijatuhi sanksi larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp 10 juta.

Dalam pertandingan yang sama, pemain Borneo FC Samarinda U18, Riswanto Mukhtar, juga mendapat hukuman serupa.

Ia dinilai melakukan pelanggaran berupa menyikut pemain lawan, yang berujung kartu merah langsung. Komdis menjatuhkan sanksi larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp 10 juta.

Sanksi juga diberikan kepada pemain Persis Solo U18, Banyu Danar Lingga, yang melakukan pelanggaran serius berupa tekel keras terhadap pemain lawan saat menghadapi Bali United FC U18 pada 14 Februari 2026.

Ia menerima kartu merah langsung dan dikenai tambahan larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp10 juta.

Selain kepada individu pemain, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi kepada tim. Bhayangkara Presisi Lampung FC U18 didenda Rp 12,5 juta setelah dalam pertandingan melawan Persijap Jepara U18 pada 15 Februari 2026 terdapat lima pemain mereka yang menerima kartu kuning.

Sanksi juga diberikan kepada pemain Garuda United U18, Mhd Farizal, yang melakukan pelanggaran menghalangi peluang gol lawan saat menghadapi Persija Jakarta U18 pada 15 Februari 2026.

Ia menerima kartu merah langsung dan dijatuhi larangan bermain satu pertandingan serta denda Rp 10 juta.

Sementara itu, di level U20, tim Persib Bandung U20 juga harus menerima sanksi denda Rp 12,5 juta setelah dalam pertandingan melawan Persebaya Surabaya U20 pada 14 Februari 2026 terdapat lima pemain yang menerima kartu kuning.

Keputusan Komite Disiplin PSSI ini menjadi bagian dari upaya menegakkan disiplin serta menjaga sportivitas dalam kompetisi Elite Pro Academy, yang merupakan ajang pembinaan pemain muda di sepak bola Indonesia. (nik

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#Super League #EPA #Bali United