RADARSOLO.COM - Timnas Indonesia tengah menjalani masa transisi. Head coach baru, John Herdman mulai membangun skuad terbaiknya. Dua laga FIFA Series 2026 sukses dijalani dengan cukup baik.
Walau gagal juara di ajang FIFA Series 2026, sang garuda bermain cukup agresif saat menang 4-0 atas Timnas Saint Kitts & Nevis (27/3/2026) dan kalah tipis 0-1 lewat gol penalti melawan Timnas Bulgaria (30/3). Dua laga digelar di Stadion Gelora Bung Karno.
Mantan striker Timnas U-23 asal Boyolali Joko Sasongko mengakui ikut menonton dua pertandingan seru ini. Menurutnya, kedalaman skuad timnas saat ini sudah bagus, namun masih ada kekurangan di posisi striker.
"Menurut saya, kedalaman skuad timnas sudah bagus, tapi untuk striker mungkin masih belum maksimal karena persiapan yang mepet," kata Joko Sasongko kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (31/3).
Menurutnya, persiapan untuk pertandingan FIFA Series yang dilakoni timnas Indonesia terlalu mepet, yang menyebabkan pemain utamanya di posisi striker masih kurang dalam permainan.
Ya, memang cukup wajar, mengingat John Herdman hanya punya waktu dua hari persiapan untuk menatap debutnya bersama Timnas Indonesia.
Joko Sasongko sangat berharap timnas kedepannya dapat lebih maju dan meraih juara di setiap event yang diikuti.
"Semoga timnas dapat lebih maju dan meraih juara di setiap event. Saya percaya bahwa timnas memiliki potensi besar dan dapat menjadi tim yang kuat di Asia," beber eks pemain Pelita Jaya hingga Arema tersebut.
Di lain sisi, Joko sendiri adalah kakak kandung dari pemain Timnas Senior Dony Tri Pamungkas. Saat melawan Saint Kitts & Nevis, Dony bermain fulltime, sementara saat melawan Bulgaria dia dimainkan di babak kedua. Debut Dony di timnas senior terbilang cukup memukau. Joko mengakui ikut bangga.
“Saya jujur malah grogi, deg- degan saya nonton. Tapi untuk penampilan Dony, saya tidak malu karena dia baru pertama debut di senior," jelasnya. (fid/nik)
Editor : Niko auglandy