RADARSOLO.COM – Persis Solo membawa pulang satu poin penting usai menahan imbang PSM Makassar 1-1 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-26. Hasil tersebut menjadi tambahan krusial bagi Laskar Sambernyawa untuk menjaga jarak dari zona degradasi.
Tambahan satu angka ini menempatkan Persis di peringkat ke-15 dengan koleksi 21 poin. Posisi tersebut untuk sementara masih relatif aman, menyusul hasil buruk yang dialami para pesaing di papan bawah. Semen Padang dan Madura United yang berada di bawah Persis sama-sama gagal meraih poin pada pekan ini.
Pelatih Persis, Milomir Seslija, menyambut positif hasil imbang di kandang PSM. Ia menilai satu poin di Parepare bukanlah hasil yang mudah diraih, mengingat tekanan besar dari tuan rumah sepanjang pertandingan.
"Satu poin rasanya sangat berharga layaknya seperti tujuan yang ingin dicapai yakni bertahan di Super League. Namun kini, kita memiliki motivasi lebih bekerja keras untuk pertandingan selanjutnya," ujar Milomir Seslija pada sesi konferensi pers pasca laga, Sabtu (4/4/2026).
Baca Juga: Sumanto Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan BPK, Dorong Anggaran Berdampak ke Pengentasan Kemiskinan
Meski demikian, pelatih yang akrab disapa Milo ini menegaskan bahwa hasil tersebut belum cukup untuk membuat timnya merasa aman. Ia menyadari persaingan di papan bawah masih sangat ketat dan setiap poin memiliki arti penting dalam fase krusial musim ini.
Menurutnya, hasil di Parepare menjadi bagian dari strategi bertahan di liga. Namun, konsistensi tetap menjadi kunci jika Persis ingin benar-benar lepas dari ancaman degradasi. Tanpa itu, posisi tim bisa kembali terancam dalam waktu singkat.
Baca Juga: Persis Solo Sukses Curi Poin di Parepare, Tapi Efektivitas Lini Depan Masih Jadi Sorotan
Di sisi lain, Milo menyoroti pengorbanan besar para pemain yang tetap menjalani pemusatan latihan dengan memangkas masa libur. Ia menilai kerja keras tersebut berbanding lurus dengan performa tim di lapangan.
"Ketika semua orang libur, kita melakukan pengorbanan dengan berlatih dan kredit untuk para pemain saya. Hari ini mereka memberikan penampilan 110 persen, tapi seperti yang saya katakan kita datang ke sini untuk menang bukan mencari hasil imbang," ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Persis tidak datang ke Parepare untuk sekadar bertahan. Ambisi meraih tiga poin tetap menjadi target utama, meski pada akhirnya harus puas dengan hasil imbang.
Milo juga bersikap realistis dengan hasil yang didapat. Ia mengakui bahwa dalam sepak bola, peluang tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir. Efektivitas lini depan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Senada dengan sang pelatih, kapten tim Persis Solo, Andrei Alba, menilai hasil ini tetap layak diapresiasi. Ia menegaskan bahwa meraih poin di kandang PSM bukan perkara mudah.
“Saya sangat senang dengan hasilnya dan pengorbanan besar tim. Mendapatkan satu poin melawan tim sebesar PSM di Parepare tidak mudah,” ucapnya.
Baca Juga: Turun Jadi Bek Tengah, Andrei Alba Malah Bersinar dan Jadi Player of The Match
Alba menambahkan, fokus Persis kini langsung beralih ke pertandingan berikutnya. Ia menyebut laga selanjutnya akan sangat menentukan posisi tim di klasemen. Oleh karena itu, persiapan harus dilakukan secara maksimal.
"Ini poin yang sangat penting diraih Persis Solo karena kita akan menghadapi laga yang sangat penting layaknya sebuah laga final dengan menghadapi Semen Padang," pungkasnya.
Dengan situasi klasemen yang masih ketat, Persis tidak memiliki banyak ruang untuk kehilangan poin. Laga kontra Semen Padang menjadi titik krusial untuk memperlebar jarak dari zona degradasi. Jika gagal meraih kemenangan, tekanan di sisa musim dipastikan akan semakin berat. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy