RADARSOLO.COM – Empat laga berat di akhir musim, akan menentukan nasib Persis Solo di kasta tertinggi Liga Indonesia. Sabtu malam (2/5/2026), Laskar Sambernyawa akan menghadapi Malut United dalam lanjutan Super League 2025/2026. Kemenangan akan jadi modal penolong Persis keluar dari jurang degradasi, itu pun dengan harapan, Selasa mendatang (5/5/2026) Madura United kalah dari tamunya Bali United. Ini lantaran Persis dan Madura United yang selisih dua poin saat ini, kini sama-sama tengah berjuang mendulang poin sebanyak-banyaknya untuk menghindar dari zona merah.
Bicara Malut United, Persis tentu tak boleh meremehkan sama sekali. Ini jelas bukan tugas yang ringan. Secara klasemen, Persis masih tertahan di posisi ke-16 dengan 27 poin, sementara Malut United bertengger di papan atas dengan koleksi 49 poin. Selisih kualitas terlihat cukup mencolok, baik dari segi produktivitas maupun soliditas tim.
Persis juga harus ingat, Malut United punya sosok David Da Silva. Bomber asal Brasil ini jadi topskor sementara Super League dengan tabungan 19 gol.
Secara statistik, Persis memang masih tertinggal dari Malut United. Dari 30 pertandingan, Persis baru mencetak 33 gol atau rata-rata 1,1 gol per laga. Sementara Malut United tampil jauh lebih tajam dengan 61 gol atau 2,0 gol per pertandingan.
Permasalahan utama Persis juga terlihat di lini pertahanan. Mereka telah kebobolan 53 gol dengan rata-rata 1,8 gol per laga dan hanya mencatatkan empat clean sheet. Sebaliknya, Malut United lebih solid dengan 41 kebobolan serta delapan clean sheet sepanjang musim.
Dalam aspek penguasaan bola, Malut United juga sedikit lebih unggul dengan rata-rata 53,3 persen, dibanding Persis yang berada di angka 49 persen. Akurasi umpan Malut mencapai 84,4 persen, juga lebih baik dibanding Persis yang mencatatkan 82,7 persen.
Baca Juga: Persis Solo dalam Tekanan Jelang Lawan Malut United, Andrei Alba Soroti Sikap dan Mental Pemain
Meski demikian, Persis memiliki keunggulan dalam duel fisik. Mereka mencatatkan 64,1 duel menang per pertandingan, sedikit lebih tinggi dibanding Malut United yang berada di angka 59,9. Hal ini bisa menjadi modal penting jika dimaksimalkan dalam situasi bola mati maupun transisi cepat.
Namun, catatan head to head menunjukkan dominasi Malut United. Dalam tiga pertemuan terakhir, Malut selalu menang dengan agregat gol 9-2, termasuk kemenangan 3-0 pada laga terakhir. Statistik ini menjadi alarm bagi Persis untuk tampil lebih disiplin.
Di lain sisi, akan menghadapi Malut United, Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persita Tangerang di sisa kompetisi, Head Coach Persis Solo Milomir Seslija menegaskan tak ada istilah mengibarkan bendera putih sebelum pertarungan benar-benar berakhir di kamusnya.
“Kami tidak akan menyerah, kami punya kemauan yang besar untuk bertahan di Liga ini,“ tegasnya.
Kekalahan telak 0-4 di laga sebelumnya melawan tuan rumah Persija Jakarta, memang jadi sebuah catatan besar untuk dievaluasi.Lini pertahanan Persis perlu lebih dikukuhkan lagi.
Bek Persis Solo Kadek Raditya menjelaskan, banyak pelajaran yang diambil dari ketatnya kompetisi Super League musim ini.
“Kami belajar dari pertandingan ini dan kita tetap melihat ke depan dan bersama sebagai keluarga. Kita akan berjuang sekuat tenaga di empat pertandingan nanti,” imbuhnya.
Di lain sisi, Kapten Persis Andrei Alba juga menegaskan, seluruh pemain menyadari tanggung jawab besar yang diemban dalam laga ini. Ia menyebut tim dalam kondisi siap secara mental untuk menghadapi tekanan.
“Ini (melawan Malut United) adalah pertandingan yang sulit, tetapi pertandingan lainnya juga demikian. Jadi jika kami tetap fokus, kami akan meraih tiga poin yang memang menjadi target kami,” lanjutnya.
Alba juga menekankan pentingnya aspek mental dan karakter dalam permainan. Dia percaya kualitas skuad Persis cukup untuk bersaing, asalkan mampu diwujudkan di atas lapangan.
“Saya menekankan soal sikap, karena kami punya skuad yang berkualitas, tetapi kami harus mewujudkannya di lapangan dengan sikap dan karakter. Saya sangat percaya kami akan memainkan pertandingan yang hebat,” tegasnya.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan dengan skema berbeda. Persis kemungkinan tetap mengandalkan penguasaan bola dan build-up dari lini tengah, sementara Malut United lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan transisi cepat.
Efektivitas lini depan serta kedisiplinan lini belakang akan menjadi kunci bagi Persis jika ingin mencuri poin. Tanpa perbaikan signifikan, tekanan dari Malut United berpotensi kembali menjadi mimpi buruk bagi Laskar Sambernyawa. (hj/nik)
PERKIRAAN PEMAIN
MALUT UNITED
(4-4-2): 1 - A. Saputra; 23-Y. Sayuri, 2-N. Junior, 27-S. Tahar, 27-S. Tahar, 19-T. Rustam; 10-Tyronne, 16-W. Angulo, 69-M. Lestusen, 12-Y. Sayuri; 7-C. Alves, 17-D. Da Silva
PELATIH: Hendri Susilo
PERSIS SOLO
(4-4-3): 1-M. Riyandi (pg); 44-Dusan Mijic, 32-K. R. Maheswara, 6-L. Dumancic, 19-D. Tumbas; 5-Andrei, 78-Zanadin Fariz; 36-A. I. Alrizky, 88-M. Maricic; 99- R. Paparyha, 10-D. Lima, 9-B.Gomes
PELATIH: Milomir Seslija
VENUE: Stadion Jatidiri, Semarang (2/5/2026)
KICKOFF : 19.00 WIB (live Indosiar/vidio.com)
Editor : Niko auglandy