RADARSOLO.COM - Persis Solo harus menelan kekalahan telak saat menghadapi Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (2/5) malam, Laskar Sambernyawa takluk dengan skor 2-5 pada pekan ke-31.
Sempat membuka harapan di awal laga, Persis unggul lebih dulu melalui gol Bruno Gomes pada menit ke-14. Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama.
Malut United bangkit dan membalikkan keadaan lewat hat-trick David da Silva di menit ke-19, 39, dan 45+2. Gol-gol tersebut lahir dari skema bola mati, mulai dari sundulan hasil sepak pojok hingga eksekusi penalti.
Memasuki babak kedua, dominasi Malut United semakin tak terbendung. N. Junior menambah keunggulan pada menit ke-50, disusul gol Yakob Sayuri di menit ke-69. Persis hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Arkhan Kaka pada menit ke-78. Skor 2-5 bertahan hingga akhir.
Hasil ini jelas sangat memalukan, mengingat sejak menit ke 31’, Malut harus bermain dengan 10 pemain usai Gustavo Franca mendapat kartu merah. Alih-alih menguasai permainan, pemain Persis malah bermain dalam tekanan dan jadi bulan-bulanan.
“Kami kebobolan empat gol dari situasi bola mati. Ini tidak bisa diterima. Kami memberi terlalu banyak ruang di dalam kotak penalti,” keluh Pelatih Persis Solo Milomir Seslija usai laga.
Baca Juga: PSBS Biak Terdegradasi, Garudayaksa dan PSS Sleman Pastikan Promosi ke Liga 1
Laga ini sendiri sempat haru sterhenti cukup lama karena hujan deras membuat lapangan Jatidiri penuh genangan.
“Terlepas dari semua masalah seperti hujan dan penundaan pertandingan, kami sebenarnya memulai laga dengan sangat baik dan mampu mendominasi permainan. Bahkan di lapangan yang licin, kami tetap bisa memainkan kombinasi umpan satu-dua sentuhan dengan baik, dan berhasil mencetak gol cepat untuk unggul 1-0," imbuhnya.
Hasil ini membuat Persis Solo saat ini masih ada di zona merah. tepatnya dengan tabungan 27 poin, hasil 31 laga. Nasib Persis akan ditentukan oleh tiga laga sisanya, yakni kontra Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persita Tangerang.
Itupun Persis sangat berharap tiga tim diatasnya, yakni Persijap Jepara (31 poin), PSM Makassar (31 poin) dan Madura United (29 poin) tergelincir di sisa laga.
Di lain sisi, Pelatih Kepala Malut United Hendri Susilo mengaku cukup terkejut dengan hasil kemenangan ini.
“Saya sangat menghormati perjuangan pemain-pemain Malut yang begitu luar biasa. Akhirnya ini di luar perkiraan kami bisa menang sebanyak ini dengan 10 pemain," ujar Hendri
Baca Juga: Bagikan Buku, Satgas TMMD Kodim 0725 Sragen Disambut Antusias Siswa SD
Menurutnya, kunci kemenangan terletak pada kedisiplinan dan keberanian pemain dalam menjalankan instruksi. Selain itu, efektivitas dalam memanfaatkan peluang juga menjadi faktor pembeda. Malut United mampu mengonversi momen krusial menjadi gol dalam hal ini dari skema bola mati. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy