RADARSOLO.COM - Kemenangan telak Persebaya Surabaya atas PSBS Biak dengan skor 4-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, 2 Mei lalu, bukan hanya soal tiga poin. Hasil itu sekaligus memastikan wakil Papua tersebut terdegradasi ke Championship (Liga 2) musim depan.
Setelah laga tersebut, Persebaya akan menghadapi tantangan berikutnya dengan bertandang ke markas Persis Solo di Stadion Manahan pada 9 Mei mendatang.
Laga ini menjadi krusial bagi Persis. Laskar Sambernyawa saat ini masih terjebak di zona merah dan sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa bertahan di kasta tertinggi. Kekalahan justru akan semakin memperbesar ancaman degradasi yang menghantui tim asal Kota Bengawan tersebut.
Di sisi lain, Persebaya dipastikan tidak akan bermain setengah hati. Tim berjuluk Bajol Ijo itu tetap mengincar hasil maksimal dan tidak memiliki kepentingan untuk mengendurkan permainan.
Situasi ini menjadi tantangan besar yang harus disiasati oleh kubu Persis.
Performa Persebaya sendiri tengah menanjak, terutama dengan mulai bangkitnya gelandang asing mereka, Milos Raickovic. Pemain asal Montenegro itu perlahan menemukan kembali ritme terbaiknya setelah sempat berada di bawah tekanan.
Baca Juga: Comeback Brutal! NAM ABP Women Bangkit Tiga Kali untuk Bungkam Dragon Kuning 5-3
Dalam kemenangan atas PSBS Biak, Milos tampil sebagai salah satu aktor utama dengan mencetak dua gol.
Tak hanya berkontribusi di lini serang, ia juga menunjukkan peran penting dalam bertahan melalui satu sapuan, dua intersep, dan satu tekel krusial yang menjaga keseimbangan permainan tim.
Milos mengakui bahwa performa tersebut merupakan hasil dari proses panjang.
“Kuncinya ada pada kerja keras di setiap sesi latihan serta keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, kepercayaan diri saya juga terus meningkat. Itu yang membantu penampilan saya di lapangan,” ujarnya.
Meski mulai kembali ke performa terbaik, pemain berusia 32 tahun itu menegaskan bahwa kepentingan tim tetap menjadi prioritas utama.
“Saya tentu senang bisa mencetak dua gol di pertandingan (lawan PSBS Biak). Tapi yang terpenting adalah tim bisa terus menjaga ritme dan meraih hasil positif,” katanya.
Baca Juga: FPTI Solo Resmi Punya Nakhoda Baru, Langsung Didorong Tembus Juara Umum Porprov 2026
Sebelumnya, Milos sempat mendapat sorotan tajam usai penampilannya saat menghadapi Persija di pekan ke-27. Kritik dari suporter menjadi bahan refleksi bagi dirinya untuk bangkit.
“Ini soal mentalitas. Saya tahu harus terus berjuang, karena kerja keras pada akhirnya akan membuahkan hasil,” ucapnya.
Kini, grafik performanya menunjukkan peningkatan yang konsisten. Dengan sisa laga yang semakin krusial, Milos menegaskan bahwa Persebaya harus menjaga fokus penuh hingga akhir musim.
“Masih ada beberapa pertandingan ke depan yang akan sangat menentukan. Kami harus terus bekerja keras dan menjaga konsistensi agar bisa terus bersaing,” tegasnya.
Sejauh musim ini, Milos telah tampil dalam 30 pertandingan dengan torehan tiga gol dan satu assist. Meski tidak mencolok secara statistik, kontribusinya mulai terasa signifikan dalam permainan kolektif Persebaya. (nik)
Editor : Niko auglandy