RADARSOLO.COM - Persis Solo akan menghadapi Persebaya dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-32 dengan menghadapi Persebaya di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2025). Meski dalam kondisi yang tertekan, laga ini akan menjadi laga yang sarat emosional untuk salah satu punggawa Laskar Sambernyawa, yakni Dejan Tumbas.
Seperti yang kita ketahui, Dejan Tumbas pernah memperkuat Persebaya selama satu musim yakni di Super League 2024/2025. Meski baru tampil semusim, Dejan Tumbas memberikan kesan yang mendalam bagi para Bonek.
Bahkan saat berpisah dengan klub Kota Pahlawan tersebut, Dejan Tumbas sempat meninggalkan pesan emosional dan ungkapan itu menjadi bukti bahwa perjalanan singkatnya bersama Bajul Ijo meninggalkan kenangan yang sulit dilupakan.
“Selama satu tahun yang tak terlupakan, saya mendapat kehormatan mengenakan jersey Persebaya. Satu tahun yang penuh dengan semangat, pengorbanan, perjuangan, dan kenangan yang akan selalu saya ingat,” tulis Dejan Tumbas dilansir dari Jawapos.com.
Kini situasi berbeda tengah dihadapi sang pemain. Dejan Tumbas datang ke Persis Solo dengan misi membantu klub keluar dari tekanan dan bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan. Posisi Persis yang masih berada di papan bawah membuat tiga laga tersisa menjadi penentuan nasib bagi Laskar Sambernyawa.
Bagi Dejan Tumbas pribadi, duel melawan mantan klub bukan sekadar pertandingan biasa. Ia mengakui Persebaya memiliki tempat spesial dalam perjalanan karier profesionalnya.
“Persebaya adalah klub yang sangat berarti bagi saya dan tentu saya masih memiliki banyak kenangan indah di sana,” ujar Dejan Tumbas kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga: Popda Surakarta 2026 Jadi Panggung Atlet Gulat Muda, PGSI Bidik Prestasi hingga Nasional
Pemain berusia 26 tahun itu juga mengaku masih merasakan ikatan emosional dengan para suporter Persebaya yang selama ini memberinya dukungan besar. Atmosfer yang ia rasakan selama berseragam hijau disebut menjadi salah satu pengalaman terbaik dalam kariernya.
“Ini pasti akan menjadi pertandingan yang emosional karena saya menghabiskan bagian penting dalam karier saya bersama klub tersebut dan merasakan dukungan luar biasa dari Bonek,” lanjutnya.
Meski demikian, Dejan Tumbas memastikan profesionalismenya tidak akan terganggu oleh faktor emosional. Ia menegaskan kini fokus utamanya adalah membawa Persis Solo meraih kemenangan demi menjaga asa bertahan di Super League musim depan.
“Namun sekarang saya sepenuhnya fokus bersama Persis Solo, dan tanggung jawab saya adalah membantu tim ini meraih hasil terbaik,” tegasnya.
Menurutnya, pertandingan menghadapi mantan klub justru dapat menjadi motivasi tambahan bagi seorang pemain untuk tampil lebih maksimal di atas lapangan. Dejan Tumbas berharap bisa memberikan kontribusi penting bagi Persis di laga krusial nanti.
“Pertandingan seperti ini selalu memberikan motivasi tambahan bagi setiap pemain,” tandasnya.
Baca Juga: Dua Mahasiswa Raih Gelar Doktor, UNU Surakarta Cetak Doktor ke-50 dan 51
Duel Persis Solo kontra Persebaya dipastikan menjadi salah satu pertandingan yang paling menyita perhatian pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Selain mempertaruhkan nasib Persis di papan bawah klasemen, laga ini juga ajang reuni emosional untuk Dejan Tumbas. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy