Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bernardo Tavares Akui Dejan Tumbas Bersinar di Persis Solo, tapi Persebaya Tetap Bidik Tiga Poin di Manahan

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Sabtu, 9 Mei 2026 | 15:08 WIB
Striker Persis Solo Dejan Tumbas merayakan golnya ke gawang Semen Padang di Stadion Manahan dalam laga Super League 2025/2026. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Striker Persis Solo Dejan Tumbas merayakan golnya ke gawang Semen Padang di Stadion Manahan dalam laga Super League 2025/2026. (M. IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Laga antara Persis Solo dan Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5), menghadirkan cerita menarik. Sorotan tertuju pada striker Persis Solo Dejan Tumbas, yang justru tampil gemilang setelah meninggalkan Persebaya.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tak menampik perkembangan signifikan pemain asal Serbia tersebut. Menurut dia, Tumbas menunjukkan performa yang jauh lebih baik bersama Laskar Sambernyawa.

“Tumbas sedang bermain dengan baik. Menurut saya performanya bagus,” ujar Bernardo dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.

Baca Juga: Jelang Lawan Persebaya, Pelatih Persis Solo Akui Masih Dibayangi Mimpi Buruk Soal Kejadian Ini

Dia menilai salah satu faktor yang membuat Tumbas lebih produktif adalah perubahan posisi bermain. Saat masih berseragam Bajul Ijo, Tumbas lebih sering dimainkan sebagai bek kiri.

Kini, bersama Persis Solo, Tumbas mendapatkan peran yang lebih ofensif sebagai gelandang serang maupun pemain sayap. Perubahan itu membuat kontribusinya terhadap tim meningkat secara signifikan.

“Tumbas lebih banyak bermain sebagai bek kiri saat di Persebaya. Sekarang dia lebih banyak bermain sebagai gelandang atau pemain sayap. Saya rasa dia sudah mencetak dua gol dan tampil bagus,” lanjut pelatih asal Portugal itu.

Baca Juga: Ini Persiapan PSS Sleman Jepang Lawan Garudayaksa di Final Liga 2: Ada Beberapa Kabar Baik Di dapat Tim Pelatih

Selain Tumbas, Bernardo juga menyoroti perkembangan bek muda Kadek Raditya. Sama seperti Tumbas, Kadek juga mendapat menit bermain lebih banyak di Persis dibanding ketika masih berada di Persebaya.

“Kadek juga bermain. Sebelumnya di Persebaya dia tidak terlalu banyak mendapat kesempatan. Jadi saya pikir bagus bagi mereka untuk berubah karena performa individu mereka meningkat,” katanya.

Baca Juga: Kepala Staff Kodim Sragen Apresiasi Jalan Baru Hasil TMMD yang Permudah Petani

Meski memberikan pujian, Bernardo menegaskan bahwa sentimen masa lalu tidak akan berpengaruh ketika pertandingan dimulai. Fokus utamanya tetap membawa Persebaya meraih kemenangan di Manahan.

“Kami menghormati mereka, tetapi saat peluit dimulai kami akan fokus pada apa yang harus kami lakukan. Tugas kami adalah mencoba memenangkan pertandingan,” tegasnya.

Di sisi lain, Dejan Tumbas memilih merespons dengan tenang pujian dari mantan klubnya. Dia menegaskan sejak dulu selalu memberikan kemampuan terbaik, baik saat membela Persebaya maupun sekarang bersama Persis Solo.

“Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Saat di Persebaya saya juga memberikan yang terbaik, dan sekarang di Solo saya juga mencoba memberikan yang terbaik karena saya seorang profesional,” ujar Tumbas.

Baca Juga: Deretan Kode Toyota Fortuner 2026 2.8L Bocor, Model Baru Siap Meluncur di Indonesia?

Penyerang berusia 26 tahun itu menilai perbedaan posisi bermain menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performanya. Namun, dia enggan membandingkan terlalu jauh situasinya di dua klub tersebut.

“Mungkin karena saya bermain di posisi yang berbeda. Saya tidak bisa berkata terlalu banyak soal itu. Yang jelas, saya selalu berusaha memberikan yang terbaik,” katanya.

Baca Juga: Ini Daftar Nomine Pemain dan Pelatih Terbaik Championship 2025/2026 Resmi Dirilis, Ada Nama Favoritmu? PSS Sleman, Deltras dan Persiba Punya Wakil

Bernardo sendiri mengingatkan anak asuhnya agar tidak memandang remeh Persis hanya karena posisi mereka di papan bawah. Menurut dia, pertandingan di Manahan akan berlangsung sangat sulit.

“Tidak akan mudah jika kita berpikir bahwa posisi Persis di klasemen akan membantu kami. Tidak seperti itu,” ucapnya.

Dengan Persis dan Persebaya sama-sama membutuhkan kemenangan untuk kepentingan berbeda, duel di Stadion Manahan diprediksi berlangsung sengit. Di tengah pertarungan tersebut, Dejan Tumbas berpeluang membuktikan sekali lagi bahwa keputusan hijrah ke Solo telah membuka babak baru dalam kariernya. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#psrsebaya Surabaya #Super League #persis solo #liga 1