Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Degradasi ke Liga 2, Siapa Pemain Yang Dipertahankan Persis Solo? Ini Jawaban Milo

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Selasa, 26 Mei 2026 | 18:23 WIB
Skuad Persis Solo yang terjun di ajang Super League 2025/2026. (TIM MEDIA PERSIS SOLO)
Skuad Persis Solo yang terjun di ajang Super League 2025/2026. (TIM MEDIA PERSIS SOLO)

RADARSOLO.COM – Degradasinya Persis Solo ke Liga 2 membuat pekerjaan rumah besar menanti manajemen dalam menyusun ulang komposisi skuad musim depan. Situasi tersebut semakin rumit karena mayoritas kontrak pemain Laskar Sambernyawa berakhir pada akhir musim ini.

Di tengah ketidakpastian tersebut, pelatih Milomir Seslija yang dipastikan tak bisa menangani Persis Solo di Liga 2 akibat regulasi pelatih asing. Dia juga mengaku belum ada pembahasan khusus terkait pemain yang akan dipertahankan musim depan.

Pelatih asal Bosnia itu menyebut fokus utama tim selama beberapa bulan terakhir sepenuhnya tertuju pada upaya menyelamatkan Persis dari ancaman degradasi. Karena itu, pembicaraan mengenai komposisi skuad musim depan belum menjadi prioritas utama.

“Sejujurnya, misi kami adalah bertahan hingga pertandingan terakhir, jadi belum ada waktu yang benar-benar fokus untuk membahas hal itu,” ujar Milo kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (26/5/2026). 

Baca Juga: Perjudian Transfer Pemain Persis Solo Gagal, Milo: Perubahan Datang Terlambat

Situasi tersebut membuat masa depan sebagian besar pemain Persis kini masih menggantung. Berdasarkan data kontrak pemain, hampir seluruh anggota skuad musim ini habis masa baktinya pada akhir Mei 2026.

Saat ini hanya ada empat pemain yang masih terikat kontrak jangka panjang bersama Persis. Mereka adalah Rexo Dolby, Rizky Syahputra, Faza Al Firdaus, dan Agung Mannan yang sama-sama masih memiliki kontrak hingga 31 Mei 2027.

Baca Juga: Bruno Gomes Minta Maaf dan Isyaratkan Perpisahan dengan Persis Solo

Kondisi itu membuat Persis berpotensi melakukan perombakan besar-besaran dalam menyambut kompetisi Liga 2 musim depan. Terlebih regulasi kompetisi kasta kedua hanya memperbolehkan setiap klub menggunakan tiga pemain asing.

Milo menilai situasi tersebut membuat peran pemain lokal bakal jauh lebih penting dibanding musim-musim sebelumnya. Menurutnya, pemilihan pemain lokal harus menjadi fokus utama dalam proses pembentukan skuad baru Persis.

“Pemain lokal akan sangat penting karena di divisi dua klub hanya bisa memainkan tiga atau empat pemain asing,” katanya.

Karena itu, mantan pelatih Arema FC tersebut menilai manajemen harus benar-benar cermat menentukan fondasi tim untuk Liga 2. Ia menyebut kualitas pemain lokal bakal menjadi salah satu faktor penentu dalam persaingan perebutan tiket promosi.

“Pemilihan pemain lokal harus menjadi hal yang krusial dan prioritas,” lanjutnya.

Meski demikian, Milo memastikan jajaran manajemen Persis memahami situasi tersebut. Ia percaya klub sudah memiliki gambaran terkait langkah yang akan diambil dalam menyusun tim musim depan.

“Pihak klub sudah memahami hal itu dengan sangat baik,” tegasnya.

Baca Juga: Alexis Messidoro Ikut Bersedih, Berharap Persis Solo Segera Kembali ke Liga 1

Tak hanya soal pemain, manajemen Persis juga dituntut bergerak cepat menentukan sosok pelatih anyar untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim depan. Pasalnya, regulasi kompetisi membuat peluang Milo bertahan di kursi pelatih kepala praktis tertutup.

Sementara itu, rival sesama tim degradasi, PSIS Semarang dikabarkan sudah mengamankan jasa Widodo Cahyono Putro yang dikenal memiliki rekam jejak membawa tim promosi ke kasta tertinggi.

Adapun terkait siapa sosok pelatih Persis musim depan, manajemen hingga kini masih belum memberikan pernyataan resmi. Proses evaluasi disebut masih berada pada tahap pelaporan kepada jajaran pemilik klub.

Kini langkah perombakan dari manajemen Persis sangat dinantikan suporter. Di tengah kekecewaan akibat degradasi, Laskar Sambernyawa dituntut bergerak cepat menentukan arah baru agar tidak terlalu lama terjebak di kasta kedua sepak bola Indonesia. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #liga 2