RADARSOLO.COM - Persis Solo resmi terdegradasi ke Liga 2 Pegadaian Championship musim 2026/2027. Situasi tersebut membuat tekanan kepada manajemen klub semakin besar, terutama setelah sebelumnya mereka menjanjikan pembenahan total usai kompetisi musim 2025/2026 berakhir.
Sorotan tajam kini datang langsung dari kelompok suporter. Mereka mulai mempertanyakan keseriusan manajemen dalam menyiapkan fondasi baru untuk membangkitkan Laskar Sambernyawa dari keterpurukan.
Sebelumnya, Direktur PT Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, sempat menegaskan bahwa manajemen tidak akan berlama-lama berdiam diri setelah kompetisi selesai. Evaluasi dan restrukturisasi disebut akan langsung dilakukan demi mempersiapkan tim menghadapi Liga 2 musim depan.
“Setelah kompetisi usai, kami tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini, sekaligus evaluasi menyeluruh pada jajaran staf kepelatihan, official, dan staf agar bisa segera merancang kerangka tim mulai Juni mendatang,” ujar Ginda melalui rilis resmi klub, Minggu (24/5/2026).
Namun memasuki awal Juni, belum terlihat adanya langkah nyata yang diumumkan secara resmi kepada publik. Kondisi tersebut memunculkan keresahan di kalangan suporter yang mulai mempertanyakan arah pergerakan manajemen pasca-degradasi.
Salah satu kelompok suporter Persis Solo, Ultras 1923, akhirnya mengambil langkah terbuka. Melalui akun Instagram resmi mereka, Rabu (3/6/2026), Ultras 1923 mengunggah undangan terbuka kepada owner dan manajemen Persis Solo untuk menggelar diskusi bersama.
“Mengundang dan mengajak diskusi terbuka owner dan manajemen Persis Solo untuk evaluasi serta persiapan tim dalam mengarungi Liga 2 musim 2026/2027,” tulis Ultras 1923 dalam unggahannya.
Kelompok suporter yang identik dengan Tribun Selatan Stadion Manahan itu menilai musim 2025/2026 bukan sekadar kegagalan di atas lapangan. Mereka melihat ada persoalan mendasar di tubuh klub yang perlu dibenahi secara menyeluruh.
Persiapan tim yang dianggap mepet, target yang dinilai tidak jelas, hingga fondasi internal klub yang disebut belum cukup kuat menjadi sorotan utama.
Karena itu, mereka berharap adanya forum terbuka agar suporter dan manajemen memiliki arah yang sama dalam membangun Persis ke depan.
Tak hanya itu, Ultras 1923 juga memberikan tenggat waktu selama 2x24 jam kepada manajemen untuk memberikan respons resmi terkait ajakan diskusi tersebut.
Tak berselang lama, Komisaris PT Persis Solo Saestu, Adityo Rimbo, akhirnya buka suara melalui kolom komentar unggahan tersebut. Ia memastikan bahwa manajemen sebenarnya sudah mulai bergerak melakukan pembenahan sejak kompetisi berakhir.
“Terima kasih untuk atensinya, saat ini tim manajemen sedang bergerak untuk membentuk kerangka tim dengan fokus utama pembentukan Divisi Scouting dan Analis untuk dasar pergerakan manajemen dalam aspek taktikal,” tulis Adityo.
Selain membangun struktur teknis baru, manajemen juga disebut tengah melakukan restrukturisasi internal berdasarkan hasil evaluasi performa musim lalu.
“Selain itu paralel kami juga sedang melakukan restrukturisasi untuk internal manajemen berdasarkan evaluasi performa,” lanjutnya.
Adityo menegaskan manajemen tidak menutup diri terhadap kritik maupun ajakan berdiskusi dari suporter. Namun, ia berharap manajemen diberi waktu lebih dulu untuk menyusun fondasi tim agar diskusi nantinya berjalan lebih terarah.
“Manajemen terbuka atas undangan untuk saling dengar, tapi izinkan kami mempersiapkan kerangka tim terlebih dahulu sebelum bisa mempresentasikan kesiapan ke rekan-rekan suporter agar bahasan diskusi lebih terstruktur dan lebih jelas arahnya,” jelasnya.
Dia juga meminta maaf karena berbagai proses pembenahan yang sedang dilakukan belum dipublikasikan secara luas kepada publik. Meski begitu, Adityo memastikan bahwa langkah perbaikan internal sudah berjalan sejak masa libur kompetisi dimulai.
“Mohon maaf jika belum mempublikasikan aktivitas, tapi sejak libur kompetisi internal manajemen sudah melakukan pembenahan. Ke depan, saya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan elemen suporter untuk mempresentasikan kesiapan kami. Mohon dukungan dan doanya untuk kebanggaan kita semua musim ini,” pungkasnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy