RADARSOLO.COM – Mantan striker Persis Solo, Bruno Gomes, akhirnya menemukan pelabuhan baru setelah berstatus tanpa klub. Penyerang asal Brasil itu resmi bergabung dengan klub kasta tertinggi Liga Malta, Valletta FC, sekaligus mengakhiri petualangannya selama dua musim di kompetisi Liga Indonesia.
Kepastian transfer tersebut diumumkan langsung oleh Valletta FC melalui akun Instagram resminya, Sabtu malam (27/6).
"Bem-vindo, Bruno! Valletta FC dengan senang hati mengumumkan penandatanganan pemain depan Brazil, Bruno Gomes de Oliveira Conceição," tulis Valletta FC.
Klub berjuluk The Citizens itu menyebut Bruno sebagai penyerang modern yang memiliki pengalaman bermain di berbagai negara. Sebelum berkarier di Indonesia, Bruno pernah menimba ilmu di akademi Desportivo Brasil dan Internacional, lalu melanjutkan karier profesional di Brasil, Portugal, Italia, Albania, hingga Indonesia.
"Bruno yang berkembang di akademi pemuda terkenal Desportivo Brasil dan Internacional, tiba dengan pengalaman yang diperoleh di seluruh Brazil, Portugal, Italia, Albania dan Indonesia. Sepanjang kariernya, dia secara konsisten menunjukkan kualitas seorang penyerang modern, menggabungkan kecepatan, gerakan dan naluri alami di depan gol," tulis Valletta.
Baca Juga: Jelang Lawan Malaysia di Solo, Simon Tahamata Beberkan Potensi Skuad Timnas U-17 Indonesia
Klub juga menggambarkan Bruno sebagai striker yang piawai mencari ruang, meregangkan pertahanan lawan, dan memiliki penyelesaian akhir yang klinis di dalam kotak penalti.
"Bruno adalah seorang penyerang dinamis yang dikenal karena menguasai ruang penyerangan, meluas pertahanan dan penyelesaian klinis di dalam area penalti. Selamat datang di Valletta FC, Bruno. Ayo pergi! Vamos Bruno!" lanjut pernyataan tersebut.
Valletta FC merupakan salah satu klub tradisional di Malta yang berdiri pada 1943. Klub bermarkas di Stadion Ta' Qali berkapasitas sekitar 18 ribu penonton dan musim lalu mengakhiri kompetisi Liga Malta di posisi keempat.
Bergabungnya Bruno ke Valletta sekaligus menutup kiprahnya selama dua musim di sepak bola Indonesia. Eks pemain akademi Genoa itu pertama kali datang pada Super League 2024/2025 bersama Semen Padang.
Pada musim debutnya, Bruno langsung tampil impresif dengan mencetak delapan gol dan enam assist hanya dalam 17 pertandingan. Penampilan gemilang tersebut membuat Semen Padang memperpanjang kontraknya.
Namun, performanya menurun pada musim berikutnya. Di putaran pertama Super League 2025/2026, Bruno hanya mampu mencetak dua gol dalam 11 penampilan bersama Kabau Sirah.
Situasi itu membuat Semen Padang meminjamkannya ke Persis Solo pada bursa transfer paruh musim. Bersama Laskar Sambernyawa, Bruno kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak empat gol dan satu assist dari 12 pertandingan.
Meski mampu tampil cukup produktif, kontribusi Bruno belum cukup menyelamatkan Persis dari degradasi ke Liga 2. Kini, striker berusia 29 tahun itu akan memulai tantangan baru di Liga Malta dengan harapan mampu menghidupkan kembali performa terbaiknya bersama Valletta FC. (nik)
Editor : Niko auglandy