Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Laga Timnas U-17 Vs Malaysia di Stadion Manahan Dipastikan Tanpa Penonton, Ternyata Ini Alasan Panpel

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 1 Juli 2026 | 17:59 WIB
Uji coba Timnas Indonesia U-17 melawan ASTI di Lapangan Kota Barat, Sabtu (27/6/2026). (Arief Budiman/Radar Solo)
Uji coba Timnas Indonesia U-17 melawan ASTI di Lapangan Kota Barat, Sabtu (27/6/2026). (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Garuda Championship Series 2026 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-17 dengan Malaysia U-17 di Stadion Manahan, Solo, pada 4 dan 7 Juli dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton. Pertandingan tersebut memang dikemas sebagai latihan bersama (training match), sehingga tidak dibuka untuk publik.

Kepastian itu disampaikan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia U-17, Akbar Badres, saat diwawancarai Jawa Pos Radar Solo melalui telepon, Rabu (1/7/2026).

Menurut Akbar, panitia saat ini masih terus mengebut berbagai persiapan menjelang kedatangan kedua tim. Seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari operasional hingga koordinasi antarpihak terkait, masih berjalan sesuai tahapan.

"Ya kalau untuk persiapan ini sudah sedang dalam proses sambil berjalan semuanya," ujar Akbar.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga 1: Persija Jakarta Mulai Gila Belanja, Persib Bandung, Arema FC dan Persebaya Tak Mau Kalah

Dia menjelaskan, berbeda dengan laga internasional pada umumnya, duel Indonesia melawan Malaysia kali ini berstatus latihan bersama. Karena itu, pertandingan tidak akan dihadiri penonton maupun awak media.

"Kalau untuk perihal adanya penonton, memang besok itu tidak ada penonton karena lebih ke arah latihan bersama," katanya.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1 Memanas! Eks Kiper Persis Solo M. Riyandi Diincar Dua Klub Raksasa 

Tak hanya suporter, akses bagi media juga ditutup selama pertandingan berlangsung. Panitia akan mensterilkan area stadion agar kedua tim dapat menjalani laga uji coba dengan suasana yang lebih kondusif sesuai kebutuhan tim pelatih.

"Jadi besok itu tanpa penonton juga tanpa media. Jadi benar-benar steril," tegasnya.

Meski digelar secara tertutup, pencinta sepak bola nasional tetap dapat menyaksikan jalannya pertandingan. Panitia memastikan laga akan disiarkan secara langsung sehingga masyarakat tidak kehilangan kesempatan mengikuti aksi kedua tim muda tersebut.

"Tanpa penonton dan media, tapi ada live-nya," imbuh Akbar.

Di sisi lain, Timnas Malaysia U-17 dijadwalkan tiba di Kota Solo pada Kamis (2/7). Skuad Harimau Malaya Muda selanjutnya akan menjalani agenda persiapan sebelum turun pada pertandingan pertama.

"Tim Malaysia tanggal 2 sudah datang. Dari tanggal 2 itu tim Malaysia sudah tiba di Kota Solo, terus kemungkinan langsung di tanggal 3 mereka ada official training. Tanggal 4 ada match di Stadion Manahan," jelasnya.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1: Bukan M. Riyandi, Persija Jakarta Resmi Umumkan Aqil Savik Sebagai Kiper Baru

Sementara itu, mengenai lokasi latihan tim Malaysia, Akbar mengatakan hingga kini panitia belum dapat memastikan venue yang akan digunakan.

"Kalau untuk OT-nya tim Malaysia masih belum tahu. Kalau tim Indonesia kemungkinan official training di Stadion Manahan," pungkasnya. 

TIGA PEMAIN SOLO RAYA GABUNG GARUDA MUDA

Kabar membanggakan datang bagi sepak bola Solo Raya. Tiga pemain asal wilayah Solo Raya dipastikan masuk dalam skuad Timnas Indonesia U-17 yang akan tampil pada Garuda Championship Series 2026 di Stadion Manahan, Solo, pada 4 dan 7 Juli mendatang.

Ketiga pemain tersebut adalah Muhammad Firlo asal Sragen, Ramadhani Krishna asal Karanganyar, serta Dzaky Muhammad asal Klaten. Firlo dan Ramadhani Krishna merupakan pemain binaan Persis Solo, sedangkan Dzaky saat ini memperkuat Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Mereka menjadi bagian dari 25 pemain terbaik yang dipanggil untuk memperkuat Garuda Muda pada turnamen internasional tersebut. Kehadiran tiga wakil Solo Raya sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan usia muda di kawasan ini terus melahirkan talenta potensial bagi sepak bola nasional.

Seperti sebuah kalimat "Setiap mimpi dimulai dari titik mereka berasal", Timnas Indonesia U-17 dihuni pemain-pemain dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Medan, Jakarta, Bandung, Sragen, Lampung, Klaten, Karanganyar, Surabaya, Bali, Jayapura, Waropen, Timika, Merauke, hingga Depok.

Baca Juga: 'Matur Nuwun Surakarta', Pesan Menyentuh Rian Miziar Usai Dilepas Persis Solo

Sejumlah pemain juga berasal dari akademi maupun Elite Pro Academy klub-klub Liga Indonesia. Di antaranya Dhamar Try Kusuma, Allekay Kaisar, Haikal Kamil, dan Pradipta Arya dari Persik Kediri. Persis Solo menyumbangkan dua pemain, yakni Muhammad Firlo dan Ramadhani Krishna. Sementara Persija Jakarta mengirim Edsel Henrian, Abdillah Ishak, dan Valdo Putra.

Selain itu, skuad Garuda Muda juga dihuni Sendi Juliansyah dari Dewa United, Dzaky Muhammad dari Bhayangkara Presisi Lampung FC, I Gede Kayana dan I Dewa Gede dari Bali United, serta Syahdan Caesar dan Chico Jericho dari ASIOP Football Academy.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 Hari Ini: Belgia Pesta 5 Gol, Mesir Lolos Dramatis, Klasemen Grup G Berubah Total

Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan menjalani dua pertandingan melawan Malaysia U-17 dalam ajang Garuda Championship Series.

 Laga pertama berlangsung pada Sabtu (4/7) pukul 20.00 WIB, sedangkan pertandingan kedua digelar Selasa (7/7) pukul 20.00 WIB. Seluruh pertandingan akan dimainkan di Stadion Manahan, Solo.

Bermain di hadapan publik Solo menjadi kesempatan emas bagi Muhammad Firlo, Ramadhani Krishna, dan Dzaky Muhammad untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus membawa Garuda Muda meraih hasil positif.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1: Tiga Alumni Persis Solo Youth Dilepas Sekaligus, Persik Kediri Bersih-Bersih

Garuda Championship Series juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan Timnas Indonesia U-17 menuju berbagai agenda internasional.

Turnamen tersebut diharapkan menjadi panggung bagi para pemain muda untuk mengasah mental bertanding sekaligus membuktikan bahwa mimpi besar dapat dimulai dari daerah asal mereka sebelum membawa nama Indonesia di level dunia. (hj/nik) 

Daftar Skuad Timnas U-17

  1. Dhamar Try kusuma (Persik Kediri)
    ‎Asal: Medan
  2. ‎Faiz Hikmal
    ‎Asal: Jakarta
  3. ‎Sendi Juliansyah (Dewa United) 
    ‎Asal: Bandung
  4. ‎Muhamad Faiz
    ‎Asal: Bandung
  5. ‎Muhammad Firlo (Persis Solo) 
    ‎Asal: Sragen
  6. ‎Rifqy Arifin
    ‎Asal: Lampung
  7. ‎Puma Nandhito
    ‎Asal: Jakarta
  8. ‎Edsel Henrian (Persija Jakarta) 
    ‎Asal: Jakarta
  9. ‎Abdillah Ishak (Persija Jakarta
    ‎Asal: Jakarta
  10. ‎Syahdan Caesar (Asiop) 
    ‎Asal: Jakarta
  11. ‎Allekay kaisar (Persik Kediri) 
    ‎Asai: Jakarta
  12. ‎Haikal kamil (Persik Kediri) 
    ‎Asal: Jakarta
  13. ‎Pradipta Arya (Persik Kediri) 
    ‎Asal: Bogor
  14. ‎Valdo Putra (Persija Jakarta) 
    ‎Asal: Depok
  15. ‎Dzaky Muhammad (bhayangkara FC) 
    ‎Asal: Klaten
  16. ‎Dolvin Theofilus
    ‎Asal: Jayapura
  17. ‎Chico Jericho (Asiop) 
    ‎Asal: Jayapura
  18. ‎Ramadhani krishna (Persis Solo) 
    ‎Asal: Karanganyar
  19. ‎Ramadhan Putra
    ‎Asal: Surabaya
  20. ‎Yance Glen
    ‎Asal: Waropen
  21. ‎Melki Alvando
    ‎Asal: Timika
  22. ‎I Gede kayana (Bali United) 
    ‎ Asal: Bali
  23. ‎Ichiro Akbar
    ‎Asal: Blitar
  24. ‎I Dewa Gede (Bali United) 
    ‎Asal: Bali
  25. Stenly Meyanu - Asal: Merauke.

 

Editor : Niko auglandy
#malaysia #indonesia #timnas #U-17