Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Pelatih Malaysia Akui Timnya Pantas Kalah dari Timnas Indonesia U-17, ini Alasannya

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 8 Juli 2026 | 10:46 WIB
Pertandingan Timnas Indonesia U-17 melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo (7/7/2026). (M. Ihsan/Radar Solo)
Pertandingan Timnas Indonesia U-17 melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo (7/7/2026). (M. Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM– Timnas Indonesia U-17 tampil superior saat menaklukkan Malaysia U-17 dengan skor telak 3-0 pada laga kedua Garuda Championship Series 2026 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (7/7/2026). Kekalahan tersebut diakui pelatih Malaysia U-17, Muhammad Shukor bin Adan, sebagai hasil yang pantas diterima timnya.

Shukor menilai anak asuhnya kehilangan konsentrasi, intensitas, dan agresivitas, terutama ketika memasuki fase bertahan. Kondisi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Garuda Muda untuk mencetak tiga gol tanpa balas.

"Pertandingan kedua kalah 3-0 memang agak berat diterima. Tetapi ini bagian dari sepak bola. Saat fase bertahan kami kehilangan konsentrasi, intensitas, dan agresivitas sehingga kami dihukum oleh pasukan Indonesia," ungkap Shukor seusai pertandingan.

Baca Juga: Hasil Argentina vs Mesir: Sempat Tertinggal Dua Gol, Messi Ikut Bawa Argentina Bangkit dan Comeback Dramatis di 16 Besar Piala Dunia

Meski harus pulang dengan kekalahan telak, Shukor enggan menyalahkan para pemainnya.

 Menurutnya, dua laga melawan Indonesia justru menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih, terlebih pada pertandingan tersebut Malaysia memberikan kesempatan kepada enam hingga tujuh pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Dia juga mengungkapkan persiapan timnya menuju Garuda Championship Series berlangsung sangat singkat. Malaysia hanya memiliki waktu dua hari sebelum bertolak ke Solo, sehingga kondisi fisik pemain dinilai belum sepenuhnya ideal.

"Kami harus mengakui ada pemain yang tingkat kebugarannya menurun. Bukan untuk mencari alasan, tetapi kami harus memperbaikinya pada pemanggilan pemain berikutnya," jelasnya.

Baca Juga: Alumni Piala Dunia U-17 Asal Sragen Resmi Gabung Persis Solo: Fandi Ahmad, Siap Wujudkan Misi Besar Warga Solo Raya

Selain faktor kebugaran, Shukor turut menanggapi kartu merah yang diterima kapten timnya, Muhammad Fareez, pada penghujung pertandingan. Menurutnya, insiden tersebut merupakan bagian yang wajar dalam sepak bola dan tidak perlu dibesar-besarkan.

"Dalam sepak bola, kartu merah itu normal, kartu kuning juga normal. Bagi saya tidak ada apa-apa, mungkin situasi itu memang tidak disengaja," pungkasnya.

Laga tersebut menjadi pertemuan kedua Muhammad Shukor bin Adan memimpin Malaysia U-17 di Kota Bengawan.

Sebelumnya, pada pertandingan pertama Garuda Championship Series yang digelar di Stadion Manahan, Solo, 4 Juli 2026, Malaysia U-17 bermain imbang 1-1 melawan Timnas Indonesia U-17. (hj/nik

Editor : Niko auglandy
#malaysia #stadion manahan #indonesia #timnas