Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Usai Takluk di Solo, Timnas Malaysia Tak Menutup Kans Uji Coba Lagi Lawan Indonesia

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 9 Juli 2026 | 06:45 WIB
Pertandingan Timnas Indonesia U-17 melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo (7/7/2026). (M. Ihsan/Radar Solo)
Pertandingan Timnas Indonesia U-17 melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo (7/7/2026). (M. Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Timnas Malaysia U-17 langsung mengalihkan fokus menatap Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 setelah menuntaskan dua laga uji coba menghadapi Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Garuda Championship Series 2026 di Stadion Manahan, Solo. Meski pulang dengan hasil satu kali imbang dan satu kekalahan, pelatih Malaysia U-17, Muhammad Shukor bin Adan, mengaku puas dengan manfaat yang diperoleh timnya selama berada di Indonesia.

Shukor mengatakan seluruh pemain akan kembali ke klub masing-masing usai agenda di Solo berakhir. Mayoritas penggawa Harimau Malaya Muda masih memiliki kewajiban bersama klub sehingga tim pelatih belum bisa menggelar pemusatan latihan dalam waktu panjang.

"Tidak, mereka akan pulang ke klub masing-masing. Kebanyakannya mereka ada di klub, dan saya rasa kita harus menunggu kita masuk grup mana nanti dalam kualifikasi Piala Asia," ujar Shukor kepada awak media seusai pertandingan, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga: Pernah Latih Jay Idzes, David Nascimento Kini Siapkan Generasi Baru Timnas Indonesia

Menurutnya, program persiapan berikutnya baru akan disusun setelah hasil undian grup Kualifikasi Piala Asia U-17 diumumkan. Sembari menunggu kepastian tersebut, Federasi Sepak Bola Malaysia telah menyiapkan agenda turnamen dan pertandingan persahabatan internasional untuk menjaga kesiapan para pemain.

"Rencana berikutnya adalah turnamen yang akan datang dan kita akan coba cari pertandingan persahabatan internasional lagi untuk pemain-pemain ini," tambahnya.

Baca Juga: Pelatih Malaysia Akui Timnya Pantas Kalah dari Timnas Indonesia U-17, ini Alasannya

Shukor juga tidak menutup peluang kembali mempertemukan Malaysia dengan Timnas Indonesia U-17 dalam laga uji coba. Namun, hal itu bergantung pada hasil undian babak kualifikasi. Jika kedua negara berada di grup yang berbeda, duel persahabatan kembali dinilai sangat mungkin digelar sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen resmi.

"Tergantung situasi. Dan itu yang saya katakan, kita harus tunggu juga undian nanti kita duduk di grup mana dalam Asian Cup Qualifiers," katanya.

Baca Juga: Legenda Timnas Resmi Merapat, Persis Solo Umumkan Tiga Wajah Baru Resmi Masuk di Tim

Pelatih berusia 48 tahun itu turut memberikan apresiasi kepada PSSI atas penyelenggaraan Garuda Championship Series 2026. Menurutnya, seluruh kebutuhan tim Malaysia selama berada di Solo dipenuhi dengan sangat baik sehingga mereka dapat fokus menjalani pertandingan.

"Tidak ada masalah pun untuk bertanding di sini. Sejauh ini Persatuan Sepakbola Indonesia (PSSI) menyediakan semuanya dengan sangat baik. Dan saya sekali lagi ingin mengucapkan terima kasih karena Indonesia mengundang kami untuk datang pertandingan persahabatan di sini," ungkapnya.

Shukor mengakui tantangan terbesar dalam menangani tim nasional kelompok usia adalah sulitnya mengumpulkan seluruh pemain dalam satu waktu. Para pemain harus membagi fokus antara membela klub di kompetisi domestik dan memenuhi panggilan tim nasional.

"Cuma saya, pemain-pemain ini saya tidak bisa kumpulkan sekaligus. Masing-masing memiliki klub dan di mereka juga ada turnamen yang harus dimainkan di Malaysia," jelasnya.

Karena itu, setelah hasil undian Kualifikasi Piala Asia U-17 diumumkan, federasi bersama tim pelatih akan menyusun program yang lebih terarah, mulai dari pemusatan latihan hingga penentuan lawan uji coba internasional sebelum babak kualifikasi bergulir pada November mendatang. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#malaysia #solo #indonesia #timnas