RADARSOLO.COM – Persis Solo akhirnya resmi melengkapi komposisi penjaga gawang untuk menghadapi Pegadaian Championship 2026/2027. Setelah lebih dulu mengumumkan kedatangan Teguh Amiruddin dari Semen Padang, Laskar Sambernyawa kini memperkenalkan Mario Londok sebagai rekrutan anyar di bawah mistar gawang.
Kehadiran Mario sekaligus menutup teka-teki sosok pengganti M. Riyandi dan Gianluca Pandeynuwu yang memutuskan berpisah dengan Persis pada bursa transfer musim ini. Dengan demikian, Persis kini memiliki dua wajah baru di sektor penjaga gawang untuk mengarungi kompetisi kasta kedua.
Baca Juga: Setelah Dilepas Persis Solo, Sutanto Tan Kini Resmi Gabung Klub Liga 1
Mario Londok didatangkan usai mengakhiri kebersamaannya dengan PSIS Semarang. Kiper berusia 28 tahun itu sebelumnya juga pernah memperkuat Persela Lamongan, Persiraja Banda Aceh, hingga PSBS Biak.
Pengalaman terbaiknya datang saat membela PSBS Biak. Bersama klub asal Papua tersebut, Mario sukses mengantarkan tim meraih gelar juara Liga 2 musim 2023/2024 sekaligus promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Mario mengaku antusias mendapat kesempatan membela Persis Solo. Baginya, bergabung dengan salah satu klub besar di Indonesia menjadi tantangan baru yang ingin dijawab dengan penampilan terbaik.
"Secara pribadi, saya merasa senang bisa bergabung dengan tim besar seperti PERSIS Solo. Dan semoga saya bisa memberikan yang terbaik buat tim ini. Dan target saya di PERSIS ingin membawa kembali ke Liga 1," kata Mario, Minggu (11/7).
Kiper asal Sulawesi Utara itu optimistis target promosi dapat diwujudkan apabila seluruh pemain mampu menjaga kekompakan dan bekerja keras sepanjang musim.
"Untuk teman-teman di PERSIS, semoga kita bisa sama-sama berjuang untuk bisa bawa tim ini kembali ke Liga 1," ujarnya.
Mario juga meminta dukungan penuh dari Pasoepati dan seluruh pendukung Persis selama perjuangan musim ini.
"Untuk para suporter, mari kita sama-sama saling berjuang, saling mendoakan. Semoga tim ini bisa kembali ke Liga 1 untuk tahun depan," pungkasnya.
Kehadiran Mario Londok menjadi bagian dari perombakan besar yang dilakukan Persis Solo setelah terdegradasi. Manajemen terus menambah amunisi baru dengan memadukan pemain muda dan pemain berpengalaman demi mewujudkan target kembali ke Super League hanya dalam satu musim. (nik)
Editor : Niko auglandy