
RADARSOLO.COM – Teka-teki mengenai pelabuhan baru Sutanto Tan akhirnya terjawab. Setelah dilepas Persis Solo dalam perombakan skuad menuju Pegadaian Championship 2026/2027, gelandang senior itu dipastikan tetap berkarier di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Persita Tangerang resmi mengumumkan perekrutan Sutanto Tan untuk menghadapi Super League 2026/2027. Kepastian tersebut diumumkan melalui akun media sosial resmi Pendekar Cisadane pada Minggu (12/7/2026).
Transfer ini cukup mengejutkan. Pasalnya, nama pemain kelahiran Pekanbaru itu nyaris tidak pernah dikaitkan dengan Persita selama bursa transfer berlangsung. Namun, secara tiba-tiba Persita memperkenalkan Sutanto sebagai rekrutan anyar untuk memperkuat lini tengah tim asuhan Carlos Pena.
"Ayo, berikan kontribusi dan kemampuan terbaik demi lambang obor di dada," tulis Persita dalam unggahan perkenalan pemain berusia 32 tahun tersebut.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Taufik Nur Hidayat, Berawal dari PFA Sukoharjo Kini Jadi Video Analis Timnas U-17
Kehadiran Sutanto diyakini akan menambah pengalaman sekaligus kedalaman skuad Persita. Dengan jam terbang yang dimilikinya, ia diharapkan mampu menjadi penyeimbang di lini tengah sekaligus membimbing para pemain muda Pendekar Cisadane.
Kepindahan ini sekaligus mengakhiri kebersamaan Sutanto bersama Persis Solo yang telah terjalin selama empat musim. Selama membela Laskar Sambernyawa, dia menjadi salah satu pemain paling konsisten di sektor tengah dan kerap dipercaya sebagai starter oleh beberapa pelatih.
Baca Juga: Top skor 27 Gol dari Persija Jakarta Ditempa Persis Solo di Liga 2
Catatan statistiknya pun cukup mengesankan. Sutanto membukukan 103 penampilan di seluruh ajang resmi, mencetak tiga gol, serta mengoleksi lebih dari 7.000 menit bermain bersama Persis.
Angka tersebut menunjukkan betapa penting perannya sebagai gelandang bertahan yang mampu menjaga keseimbangan permainan tim.
Salah satu momen terbaiknya bersama Laskar Sambernyawa terjadi saat membantu Persis meraih peringkat ketiga Piala Presiden 2024.
Disiplin, kerja keras, dan kepemimpinannya di lapangan menjadi modal berharga selama memperkuat klub kebanggaan Kota Bengawan.
Karena itu, keputusan Persis untuk tidak memperpanjang kontraknya sempat memunculkan tanda tanya di kalangan suporter.
Di tengah proyek membangun tim baru demi target promosi ke Super League, pengalaman Sutanto dinilai masih layak dipertahankan.
Kini, tantangan baru telah menantinya di Tangerang. Bersama Persita, Sutanto berpeluang melanjutkan kiprahnya di kasta tertinggi sekaligus membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level elite sepak bola Indonesia.
Menariknya, kepindahan Sutanto juga memunculkan komentar unik dari suporter Persita. Sejumlah pendukung Pendekar Cisadane berseloroh bahwa transfer tersebut seperti "barter pemain" dengan Persis Solo.
Pasalnya, sebelumnya Laskar Sambernyawa merekrut dua eks gelandang Persita, yakni Muhammad Badrian dan Andrean Rindorindo. Meski demikian, kedua transfer itu sejatinya tidak saling berkaitan dan terjadi melalui proses negosiasi yang berbeda.
Kini menarik dinantikan bagaimana kiprah Sutanto Tan bersama Persita Tangerang. Setelah empat musim menjadi bagian penting Persis Solo, gelandang sarat pengalaman itu akan memulai babak baru dengan target membantu Pendekar Cisadane bersaing di papan atas Super League 2026/2027. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy