Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Oliver Leeming Cepat Nyetel di Persis Solo Berkat Ricky Nelson, Ungkap Beda Sepak Bola Indonesia dan Australia

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:35 WIB
Oliver Leeming dan Theodore Leeming resmi gabung Persis Solo di Liga 2 2026/2027. (Tim Media Persis Solo) Theodore Leeming dan Oliver Leeming resmi gabung Persis Solo di Liga 2 2026/2027. (Tim Media Persis Solo)

RADARSOLO.COM – Proses adaptasi Oliver Leeming bersama Persis Solo berjalan lebih cepat dari perkiraan. Bek muda keturunan Australia itu mengaku sudah memahami karakter permainan dan metode latihan yang diterapkan pelatih Ricky Nelson sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk menyatu dengan skuad Laskar Sambernyawa.

Bukan tanpa alasan. Sebelum bergabung dengan Persis Solo, Oliver sudah pernah bekerja sama dengan Ricky Nelson saat sama-sama berada di akademi Persija Jakarta. Pengalaman tersebut menjadi modal penting baginya untuk beradaptasi selama masa pramusim.

Baca Juga: Jadwal Liga 2 Resmi Terbit, dan League Cup Siap Hadir Musim Ini: Persis Solo, Semen Padang hingga PSIS Semarang Jelas Diuntungkan

Pengalaman tersebut membuat Oliver telah memahami filosofi permainan hingga metode latihan yang diterapkan oleh pelatih berusia 45 tahun itu. Alhasil, ia tak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan program latihan di Persis.

"Perbandingan antara Jakarta dan Persis bagi saya cukup mirip karena saya sudah pernah bersama Coach Ricky musim lalu. Jadi saya sudah beradaptasi dengan cara dia bermain dan berlatih," ujar Oliver kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga: Siapa Juara Piala Dunia 2026? Spanyol atau Argentina yang Jadi Kandidat Terkuat Angkat Trofi

Meski demikian, pemain berusia 20 tahun itu mengakui perpindahan dari Perth, Australia, ke Indonesia tetap menghadirkan tantangan tersendiri. Menurutnya, faktor cuaca menjadi perbedaan paling signifikan yang harus ia hadapi.

"Perbedaan antara Australia dan Indonesia pastinya adalah cuaca. Itu memberikan dampak besar," katanya.

Baca Juga: Update Bursa Transfer PSIM Jogja di Liga 1: Pemain Lama Hijrah ke PSIS Semarang dan PSMS Medan, Laskar Mataram Simpan Kejutan di Super League 2026/2027

Selain cuaca, Oliver juga melihat adanya perbedaan karakter sepak bola antara kedua negara. Ia menilai kompetisi di Australia lebih mengandalkan aspek fisik karena mayoritas pemain memiliki postur dan kekuatan tubuh yang lebih baik.

Sementara itu, sepak bola Indonesia memiliki karakter yang berbeda. Menurutnya, proses adaptasi dari Australia ke Indonesia jauh lebih menantang dibandingkan saat dirinya berpindah dari Persija Jakarta ke Persis Solo.

"Australia lebih mengandalkan fisik sehingga semua pemain secara alami lebih kuat dan lebih memfokuskan pada teknik dan taktik. Tetapi transisi dari Perth ke Indonesia merupakan perbedaan yang besar," ungkap pemain yang berposisi sebagai bek kanan tersebut.

Oliver menilai pengalamannya bersama Ricky Nelson membuat proses adaptasi di Solo berjalan lebih cepat. Ia sudah memahami apa yang diinginkan sang pelatih, baik dalam sesi latihan maupun saat menjalankan skema permainan di lapangan.

Karena itu, dia optimistis dapat segera memberikan kontribusi maksimal bagi Laskar Sambernyawa. Oliver berharap proses penyesuaian terhadap cuaca dan lingkungan baru bisa berlangsung semakin baik seiring berjalannya waktu.

Dengan adaptasi yang berjalan positif, Oliver siap bersaing memperebutkan tempat utama di sektor bek kanan Persis Solo sekaligus membantu Laskar Sambernyawa mewujudkan target kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada akhir musim 2026/2027. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
oliver leeming persija jakarta persis solo liga 1