
RADARSOLO.COM – Persis Solo kembali dikaitkan dengan nama striker asing jelang bergulirnya Liga 2 Championship 2026/2027. Kali ini, Laskar Sambernyawa dirumorkan tengah membidik bomber asal Pantai Gading, Henri Doumbia, yang musim lalu memperkuat Bhayangkara FC.
Rumor tersebut mencuat setelah akun Instagram @alwayspersis.
"HERE WE GO!. Bernard Henry Cédric Doumbia(33/CF) segera bergabung dengan Persis Solo!. Striker asal Pantai Gading itu datang setelah mencatatkan 8 gol dan 5 assist bersama Bhayangkara FC musim lalu. Siap menjadi amunisi baru Laskar Sambernyawa," tulis akun tersebut, Sabtu (18/6/2026).
Akun lainnya, @liga_dagelann juga mengunggah informasi mengenai peluang bergabungnya sang penyerang ke Persis Solo.
"Bursa Transfer. Henry Doumbia secara mengejutkan bakal gabung Persis Solo. Musim lalu dia tampil apik dengan kontribusi 13 gol untuk Bhayangkara selama putaran kedua," tulis akun tersebut.
Meski demikian, hingga Sabtu (18/7/2026), belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Persis Solo terkait kabar rumor tersebut. Klub baru mengjmjmkan perekrutan Jual Mera dari Persiraja Banda Aceh gabung Laskar Sambernyawa untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027.
Jika rumor Hendry benar, Persis berpeluang mendapatkan penyerang berpengalaman yang sudah malang melintang di kompetisi Asia. Berdasarkan data Transfermarkt, Doumbia tampil dalam 17 pertandingan bersama Bhayangkara FC di Super League 2025/2026.
Dari kesempatan tersebut, striker berusia 33 tahun itu berkontribusi lahirnya 13 gol Bhayangkara musim lalu. Tepatnya dengan torehan 8 gol dan 5 assist, menjadikannya salah satu pemain yang cukup produktif dengan The Guardian pada putaran kedua musim lalu.
Sebelum merumput di Indonesia, Doumbia memiliki pengalaman panjang di berbagai liga Asia. Penyerang asal Pantai Gading itu pernah membela klub-klub di Thailand, Kuwait, Yordania, Uni Emirat Arab, Libya, hingga Malaysia.
Salah satu pencapaian terbaiknya adalah membawa Chainat FC menjadi juara Thai Second League.
Saat ini Doumbia berstatus tanpa klub setelah kontraknya bersama Bhayangkara FC berakhir pada 1 Juli 2026. Status bebas transfer tersebut membuatnya dapat direkrut klub mana pun tanpa biaya transfer.
Apabila benar bergabung, Doumbia berpotensi menjadi ujung tombak andalan Persis Solo dalam misi mengembalikan Laskar Sambernyawa ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Namun untuk sementara, rumor tersebut masih sebatas spekulasi dan publik masih menunggu pengumuman resmi dari manajemen Persis Solo.
Melanglang buana
Berdasarkan riwayat transfer tersebut, berikut narasi yang lebih mengalir dan cocok untuk berita olahraga:
Henri Doumbia bukan nama asing di sepak bola Asia. Gelandang asal Pantai Gading itu memiliki pengalaman panjang berkarier di berbagai kompetisi kawasan Asia dan Timur Tengah.
Mengutip data Transfermarkt, Doumbia memulai petualangannya di Thailand bersama Saraburi FC pada 2015. Setelah itu ia melanjutkan karier ke Angthong FC, Chainat FC, hingga Nakhon Ratchasima Mazda FC (Swat Cat).
Dari Thailand, pemain berusia 32 tahun tersebut melanjutkan kiprahnya ke Kuwait dengan memperkuat Al-Arabi, Al-Fahaheel SC, Qadsia SC, dan Khaitan SC.
Baca Juga: Pramusim Liga 2 Baru Dimulai, Oliver Leeming Sudah Bicara Ambisinya di Persis Solo
Kariernya kemudian berlanjut ke Yordania bersama Al-Wehdat SC, sebelum hijrah ke Uni Emirat Arab membela Emirates Club. Setelah itu, Doumbia sempat merasakan atmosfer Liga Libya bersama El Ettihad Al Misraty SC.
Pada Agustus 2025, ia kembali ke Asia Tenggara dengan bergabung bersama PDRM FC di Liga Super Malaysia. Namun kebersamaan itu hanya berlangsung singkat sebelum dirinya direkrut Bhayangkara FC pada putaran kedua Super League 2025/2026 dengan status bebas transfer.
Selepas kontraknya bersama Bhayangkara FC berakhir pada 1 Juli 2026, Doumbia kini berstatus tanpa klub. Dengan pengalaman panjang di Thailand, Kuwait, Yordania, Uni Emirat Arab, Libya, Malaysia, hingga Indonesia, gelandang Pantai Gading tersebut menjadi salah satu pemain asing yang memiliki jam terbang tinggi di kawasan Asia.
Editor : Niko auglandy