RADARSOLO.COM - Saat banyak klub Liga 4 Jateng masih vakum, Persebi Boyolali ternyata sudah bergerak. Setelah menunjuk pelatih baru musim ini, Laskar Pandanarang memulai langkah dengan jalani seleksi.
Seleksi digelar dalam beberapa gelombang. Sesi pertama adalah seleksi pemain lokal yang digelar 16-20 September. Sementara seleksi pemain non KTP Boyolali yang awalnya akan digelar 21 September akhirnya dimajukan jadi 18 September mendatang. Sementara seleksi pemain trial rencananya berlangsung pada 21-26 September 2026 di lokasi yang sama.
Seleksi ini gratis dan tidak dipungut biaya, namun tim kepelatihan hanya mencari pemain kelahiran 2004-2009.
Baca Juga: Start Lebih Awal, Persebi Boyolali Matangkan Persiapan Demi Promosi ke Liga 3
Head Coach baru Persebi Boyolali Slamet Riyadi terlihat cukup cermat dan fokus memantau potensi pemain seleksi, dari hari pertama.
Eks asisten pelatih Persis Gotong Royong dan head coach Persika Karanganyar tersebut mengaku mulai menemukan sejumlah talenta lokal yang dinilai sesuai dengan karakter permainan yang ingin dibangunnya.
Pengamatan dilakukan tidak hanya dari sisi kualitas individu, tetapi juga bagaimana pemain menunjukkan kemampuan selama mengikuti proses seleksi. Slamet ingin melihat karakter para pemain secara langsung sebelum menentukan siapa saja yang nantinya masuk dalam komposisi tim.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut bahkan mengaku cukup terkejut dengan kualitas sejumlah pemain yang mengikuti seleksi. Menurutnya, beberapa pemain lokal mampu menunjukkan karakter yang sesuai dengan kebutuhannya.
"Saya amaze karena banyak pemain lokal Persebi yang sesuai dengan karakter saya. Mudah-mudahan mereka terus memberikan yang terbaik sampai nanti kami menentukan siapa saja yang masuk skuad," kata Slamet kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (16/9/2026) setelah melakukan seleksi.
Meski mendapat kesan positif pada seleksi perdana, Slamet belum ingin mengambil keputusan terlalu cepat. Para pemain masih diminta menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga seluruh rangkaian pengamatan selesai dilakukan.
"Persiapannya masih sangat awal. Kami masih mencari pemain-pemain yang memang kami butuhkan sesuai karakter tim yang akan kami bangun," ujarnya.
Slamet menyebut sudah ada beberapa pemain yang memenuhi kriteria awal yang dicarinya. Namun, penilaian tersebut belum menjadi keputusan akhir karena kebutuhan tim masih terus dipetakan berdasarkan karakter permainan yang akan diterapkan.
Menariknya, seluruh pemain yang mengikuti seleksi perdana memang dikhususkan pemain-pemain lokal yang berasal dari Boyolali. Oleh sebab itu, Slamet memastikan tidak ada pemain yang sebelumnya pernah menjadi anak asuhnya ikut dalam sesi pertama penjaringan di Stadion Pandanaran.
"Hari ini semuanya pemain lokal. Tidak ada mantan pemain saya yang ikut seleksi. Jadi saya benar-benar melihat pemain yang ada di sini dan bagaimana mereka menunjukkan kemampuan," jelasnya.
Baca Juga: Klub Liga 4 gunakan Jersey dari Apparel Asal Solo Raya, DWPRO Ikut Topang Tim Kasta Bawah
Kesempatan tersebut dinilai penting bagi Slamet untuk mengenali potensi pemain lokal secara langsung. Ia pun berharap para peserta tidak hanya mengandalkan kemampuan yang sudah dimiliki, tetapi terus menunjukkan perkembangan selama proses seleksi.
Di tengah proses tersebut, Slamet mengapresiasi dukungan manajemen yang memberikan ruang baginya dalam menentukan pemain. Ia berharap dukungan serupa juga diberikan suporter agar proses pembentukan tim Persebi berjalan lancar.
"Kami berharap dukungan dari seluruh suporter Persebi. Mari kita dukung bersama sampai nanti kita bisa merasakan Persebi bermain di Liga 3," pungkas Slamet. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy