Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kuota Mudik Gratis Pemkab Sukoharjo 2026 Habis, 9 Bus Sudah Terisi Calon Pemudik Jakarta-Bandung

Iwan Kawul • Rabu, 25 Februari 2026 | 16:47 WIB

Pengecekan bus untuk pemudik wajib dilakukan demi keamanan. (M Ihsan/Radar Solo)
Pengecekan bus untuk pemudik wajib dilakukan demi keamanan. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Antusiasme luar biasa ditunjukkan para perantau asal Kabupaten Sukoharjo dalam menyambut momentum Lebaran 2026. Meski jadwal pemberangkatan masih cukup lama, kuota program mudik gratis yang disediakan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dilaporkan telah habis tak tersisa.

Tingginya minat masyarakat ini menjadi sinyal kuat bahwa subsidi transportasi di tengah lonjakan harga tiket menjelang hari raya masih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga di perantauan, khususnya mereka yang mengadu nasib di Jakarta dan Bandung.

Baca Juga: Waspada Luapan Bengawan Solo, BPBD Tetapkan Status Siaga Banjir hingga Akhir Mei

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo Toni Sri Buntoro mengonfirmasi bahwa seluruh kursi yang disediakan telah terpenuhi. "Per hari ini kuota sudah habis. Hal ini membuktikan betapa tingginya antusiasme dan kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas mudik yang aman dan gratis," ujar Toni, Rabu (25/2/2026).

Menyadari tren kenaikan peminat setiap tahunnya, Pemkab Sukoharjo sebenarnya telah menambah kapasitas layanan pada tahun ini. Sebanyak sembilan unit bus disiapkan, meningkat satu armada dibandingkan tahun 2025.

Baca Juga: Bukan Sekadar Kota Bakso, Intip 6 Desa Kreatif di Wonogiri: Dari Kampung Dinamo hingga Seni Pahat Wayang

Pembagian armada tahun ini difokuskan pada dua titik keberangkatan utama: enam unit bus akan melayani perantau di Jakarta, sementara tiga unit lainnya dialokasikan untuk titik keberangkatan dari Bandung. Langkah penambahan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi warganya agar dapat pulang kampung dengan beban biaya nol rupiah.

Program ini dirancang secara spesifik dengan sasaran kelompok masyarakat yang paling terdampak oleh kenaikan tarif transportasi saat mudik. Fokus utama diberikan kepada pekerja sektor informal seperti pedagang kaki lima, asisten rumah tangga, buruh bangunan, buruh pabrik, hingga pengemudi ojek online.

Baca Juga: Pemprov DKI Mudik Gratis 2026 Tahap 2 Dibuka, Cek Link mudikgratis.jakarta.go.id dan Daftar Sekarang!

Selain itu, penyandang disabilitas dan warga kurang mampu lainnya menjadi prioritas utama agar tetap memiliki kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

“Kami ingin para perantau tetap bisa pulang tanpa harus terbebani biaya transportasi yang biasanya melonjak tajam saat arus mudik,” imbuh Toni.

Seluruh pemudik yang telah terdaftar dijadwalkan akan diberangkatkan secara serentak pada 16 Maret 2026. Armada dari Jakarta dan Bandung akan dilepas menuju titik akhir di Kabupaten Sukoharjo.

Dengan habisnya kuota ini lebih cepat dari perkiraan, Dishub Sukoharjo mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan kuota untuk tetap waspada terhadap informasi mudik gratis dari instansi lain (seperti Pemprov Jateng atau Kemenhub) guna menghindari penggunaan kendaraan roda dua untuk perjalanan jarak jauh yang berisiko tinggi. (kwl)

Editor : Kabun Triyatno
#kuota #pemkab sukoharjo #perantau #sektor informal #mudik gratis #buruh pabrik