Permintaan ikan segar sempat meroket jelan perayaan Tahun Baru Imlek lalu. Menyebabkan harganya sempat naik signifikan. Sayangnya, saat pasokan saat ini melimpah, tingkat konsumsi ikan rendah.
“Biasanya ramai beli ikan di akhir pekan. Tapi akhir-akhir ini malah sepi pembeli. Padahal pasokan ikan melimpah meski cuaca tidak menentu. Soal harga, cenderung stabil,” keluh Yatmi, 60, pedagang ikan Pasar Gede, kemarin (18/2).
Stok ikan yang kerap menumpuk yakni bandeng dan tongkol. Dua jeni sikan ini jarang diburu pembeli. Yatmi mengaku banyak pembeli yang pilih kakap merah dan patin.
“Sudah sebulan lalu harga normal. Ikan tuna stabil Rp 30 ribu per kilogram (kg). Ikan gurame Rp 40 ribu per kg dan udang Rp 50.000-100.000 per kg. Tergantung jenisnya,” imbuhnya.
Situasi yang sama dirasakan Rewanti, 53, pedagang ikan segar di Pasar Kadipolo. Dia mengaku harga dan pasokan ikan segar cenderung stabil. Namun minat pembeli cenderung turun.
Harga ikan laut stabil Rp 60 ribu per kg. Tergantung jenis ikan. Jenis ikan lain yang melimpah pasokannya yakni patin dan nila. Harga ikan patin Rp 20 ribu per kg dan nila Rp 30 ribu per kg.
“Stok ikan paling banyak datang dari Semarang. Harga masih normal. Kalau minggu ini tidak berubah. Saat ini memang lagi sepi pemebli. Saya tidak tahu. Mungkin memang minat masyarakat makan ikan rendah,” bebernya. (mg4/aya/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra