Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pria Tak Dikenal Nekat Melompat dari Jembatan Jurug Solo

Perdana Bayu Saputra • Minggu, 13 Desember 2020 | 21:17 WIB
Polisi bersama tim SAR masih melakukan pencarian tubuh pria tak dikenal yang nekat melompat dari atas Jembatan Jurug.
Polisi bersama tim SAR masih melakukan pencarian tubuh pria tak dikenal yang nekat melompat dari atas Jembatan Jurug.
SOLO - Seseorang pria diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas Jembatan Jurug, Minggu (13/12) petang. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut dan mencari keberadaan tubuh korban.

Kapolsek Jebres Kompol Suharmono menuturkan, dari hasil laporan sementara anggota yang berada di lapangan, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 17.50. Di mana usai azan Magrib, pihak polsek mendapat laporan ada sesosok manusia yang diduga nekat melompat ke derasnya aliran Sungai Bengawan Solo.

"Jadi ada seorang saksi atas nama Mendy Kurniawan yang bertugas jaga di Pos Pantau TMA Jurug. Dia melihat sosok laki-laki menghentikan sepeda motornya di atas jembatan jurug," katanya.

Karena curiga, saksi yang merupakapan warga Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan ini mencoba melihat dari bawah jembatan. Kala itu, korban yang belum diketahui identitasnya tersebut sudah turun dari motor dan berdiri di tepi jembatan.

Takut pria tersebut berbuat nekat, Mendy langsung berlari ke atas jembatan. Namun terlambat, pria tersebut sudah hilang dari posisinya. Sementara sepeda motor Yamaha Mio warna hitam dengan nopol AD 2040 U yang diduga milik korban masih berada di atas jembatan.

"Sepeda motor sendiri langsung dipinggirkan dan sementara kami amankan," ujarnya.

Saat ini, lanjut kapolsek, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah orang di TKP yang sempat melihat pria tersebut. "Kami dibantu SAR gabungan masih mencoba mencari dari bibir sungai. Tim belum bisa menyisir menggunakan perahu karet karena terkendala pencahayaan serta masih dalam kondisi hujan," katanya.

"Kami tidak ingin mengambil risiko kalau sampai nekat mencari menggunakan perahu karet, mencegah kendala teknis di lapangan. Untuk sementara, kami masih belum bisa memastikan apakah ini bunuh diri atau bukan," pungkas Suharmono. (atn/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#pria tak dikenal #bengawan solo #melompat #jembatan jurug #bunuh diri