SOLO – Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Jogjakarta kembali mengoperasikan beberapa kereta api (KA) favorit masyarakat untuk melayani kebutuhan penumpang ke berbagai kota tujuan pada libur panjang akhir pekan ini. Tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.
Beberapa KA unggulan Daop 6 Jogjakarta yang akan kembali dijalankan antara lain KA Taksaka (Jogjakarta - Gambir), KA Argo Lawu Fakultatif (Solo Balapan - Gambir), KA Senja Utama Jogjakarta (Jogjakarta - Pasar Senen), KA Senja Utama Solo (Solo Balapan - Pasar Senen), KA Progo (Lempuyangan - Pasar Senen), KA Sancaka (Jogjakarta - Surabaya Gubeng), dan KA Mutiara Timur (Jogjakarta - Ketapang).
“Pada perjalanannya, beberapa KA sementara hanya beroperasi pada tanggal-tanggal tertentu sambil dilakukan evaluasi mengikuti perkembangan. Selain itu, pengoperasian kembali KA ini tetap diikuti dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat untuk pencegahan penyebaran Covid-19 melalui transportasi kereta api,” beber Manajer Humas KAI Daop 6 Jogjakarta Supriyanto.
Supriyanto menambahkan, penumpang KA jarak jauh wajib menunjukKan surat keterangan negatif GeNose C19 atau rapid test antigen atau RT-PCR sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masa berlaku hasil tes khususnya untuk keberangkatan 11 dan 14 Maret 2021, berlaku 1x24 jam dari tanggal pemeriksaan.
“Sedangkan untuk hari lainnya, berlaku 3x24 jam sesuai surat edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub)," imbuhnya.
Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Solo di Stasiun Solo Balapan terlihat mengalami peningkatan jumlah penumpang kereta pada libur panjang Isra Miraj, Kamis (11/3). Kepadatan traffic terlihat dari jumlah calon penumpang yang melakukan tes GeNose dan rapid test antigen. Sampai pada Rabu (10/3), tercatat ada 437 calon penumpang melakukan tes GeNose dan 21 calon penumpang melakukan rapid test antigen.
“Presensi untuk bulan Maret ini terbilang meningkat, karena dari jumlah calon penumpang pada awal bulan tercatat 277 calon penumpang yang melakukan tes GeNose. Sampai saat ini mencapai 437 calon penumpang,” kata salah seorang petugas, Vivin. (mg3/aya/ria)
(rs/aya/per/JPR)