SOLO - Prosesi Hajad Dalem Mantu Putra Putri SIKS Pakoe Boewono (PB) XIII Hangabehi berlangsung tertutup dengan pengananan ketat, Rabu (24/3) pagi. Hanya tamu undangan dan kerabat yang diizinkan masuk. Itu pun jika lolos uji swab antigen yang dilakukan sebelum tamu masuk ke keraton.
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, pelaksanaan hajad dalem mantu itu berjalan tertutup. Hanya tamu undangan yang diperbolehkan masuk ke dalam area keratin, setelah melalui uji swab antigen yang dilakukan di salah satu sudut keraton. Setelah dinyatakan lolos dengan status negatif atau nonreaktif, tamu-tamu undangan itu baru diperbolehkan masuk ke lokasi pernikahan yang ada di Dalem Ageng.
Akses masuk dibagi dua. Tamu undangan dari kerabat maupun abdi dalem masuk dari gerbang Sasana Putra yang ada di sebelah barat. Sementara tamu undangan VVIP seperti Ketua NU K.H. Said Aqil Siradj masuk dari depan Kori Kamandungan yang merupakan pintu masuk utama kompleks dalam Keraton Kasunanan Surakarta.
"Protokol kesehatan diterapkan dengan ketat, jumlah tamu dibatasi dan semua mengenakan masker serta mengikuti arahan panitia untuk menjaga jarak agar tidak berkerumun. Jadi dipastikan aman semuanya. Pencegahan Covid-19 dilakukan sesuai arahan pemerintah," jelas Pengageng Parentah Keraton Surakarta KGPH Dipokusumo.
Pernikahan anak raja bernama GRAy Putri Purnaningrum dengan Rizki Baruna Aji dilangsungkan di Sasono Hondrowino, Dalem Ageng (kompleks keraton) dengan menggunakan tata cara pernikahan adat Jawa Solo Basahan. Prosesi pernikahan itu selesai sekitar pukul 12.00. Ditandai dengan berbagai tamu undangan maupun abdi dalem yang mulai keluar dari dua akes masuk sebelumnya.
Kapolsek Pasar Kliwon Iptu Achmad Riedwan Prevoost mengungkapkan, hajad dalem berupa pernikahan putri raja itu berjalan lancar. Acara puncak berupa resepsi pernikahan yang digelar sejak pukul 08.00 hingga pukul 12.00 itu berjalan sesuai arahan pemerintah tentang pencegahan Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan saat pandemi.
"Sebanyak 60 personel gabungan dari TNI-Polri dan satpol PP yang bertugas hari ini. Kami bersama Gugus Tugas Covid-19 Kota Surakarta melakukan pengamanan serta mengantisipasi terjadinya kerumunan. Protokol kesehatan dan aturan-aturan prokes yang disarankan dari pemerintah juga dijalankan sesuai aturan," tutup kapolsek. (ves/ria)
(rs/ves/per/JPR) Editor : Perdana Bayu Saputra