Tapi, biaya menghapus tato konon mahal. Antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah per sentimeter (cm). Tapi jangan khawatir. Umat muslim yang berniat hijrah dan taubat dengan menghapus tato, bisa melalukan dengan biaya terjangkau.
Salah satunya diinisiasi salah satu SMA Islam di Kota Solo, Minggu (25/4) pagi. Kegiatan bertajuk Tattoo Hijrah Removal ini didukung alumni sekolah setempat angkatan 1991 dan 1994. Diikuti 25 peserta dari berbagai daerah.
“Acara ini menggandeng teknisi penghapus tato asal Kota Salatiga. Kami mengadakan gerakan sosial dari alumni. Tujuannya agar mereka yang terlanjur punya tato, segera hijrah dan memperbaiki ibadah ke arah lebih baik lagi,” ucap koordinator acara Syaiful Rahman kepada Jawa Pos Radar Solo.
Tak perlu merogoh kocek, peserta tidak dibebani biaya. Hanya sebatas mengisi infaq seikhlasnya. “Pesertanya kebanyakan masyarakat umum. Bahkan ada yang sudah pernah, justru ikut lagi. Rencana akan kami gelar rutin sebulan sekali,” imbuh Syaiful.
Ditanya kendala, sejauh ini belum ada teknisi penghapus tato perempuan. Terutama mengakomodasi peserta perempuan.
“Tadi (kemarin) ada perempuan yang hendak hapus tato, tapi kami tolak. Mungkin kami agendakan setelah Lebaran. Rencana kami akan adakan pelatihan teknisi hapus tato bagi perempuan,” ungkapnya.
Proses hapus tato ini tak bisa sekali jalan. Minimal, butuh tiga kali proses untuk satu bagian. Itu pun belum sempurna.
“Saya pertama kali tato empat tahun lalu. Cuma iseng ikut teman-teman. Alhamdulillah ada kegiatan semacam ini karena saya sudah mantab ingin hijrah. Ini sangat membantu karena tanpa dipungut biaya,” ujar peserta asal Karanganyar Chavid Ardzyansyah. (ryn/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra