Ketua KPU Surakarta Nurul Sutarti mengatakan, dari hasil rapat bersama dengan Komisi I DPRD Surakarta dan pemkot disepakati alokasi anggaran Rp 44 miliar untuk Pilwalkot 2024. Anggaran sebesar itu dengan asumsi pelaksanaan pilkada dilaksanakan dalam kondisi pandemi Covid-19.
Nurul mengatakan, meski pilwalkot masih tiga tahun lagi, persiapan mengenai anggaran harus mulai dibahas dari sekarang. Hal itu dilakukan karena biayanya cukup besar.
"Biar tidak membebani APBD Kota Surakarta, kami ajukan sekarang. Apalagi pada 2024 nanti juga ada pilpres, pileg, dan pilgub," katanya.
Pada Pilwalkot 2020 lalu, KPU Surakarta mendapatkan anggaran Rp 15 miliar dari pemkot. Dana itu masih sisa dan kembali ke kas daerah Rp 1,6 miliar.
"Kami juga mendapatkan kucuran dana dari APBN untuk pengadaan APD (alat pelindung diri) senilai Rp 12 miliar, sehingga totalnya dana Pilwalkot Solo 2020 mencapai Rp 27 miliar," papar dia.
Dia mengatakan, untuk pilpres, pileg serentak rencananya digelar pada 21 Februari 2024, sedangkan Pilwalkot Solo dan Pilgub Jateng dilaksanakan November 2024. Hal itu mengacu pada Undang Undang Pemilu di mana sudah dicantumkan bahwa penyelenggaraan pemilihan serentak digelar pada November 2024. (atn/bun/dam) Editor : Damianus Bram