Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sentra IKM Mebel Tetap Jalan, Sebagian Pedagang Dipindah ke Pasar Mebel Baru

Damianus Bram • Kamis, 13 Januari 2022 | 04:34 WIB
PRODUK LOKAL: Aktivitas pedagang Pasar Mebel Gilingan sebelum dipindahkan ke pasar darurat Jalan DI Pandjaitan, Banjarsari. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
PRODUK LOKAL: Aktivitas pedagang Pasar Mebel Gilingan sebelum dipindahkan ke pasar darurat Jalan DI Pandjaitan, Banjarsari. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SOLO Meskipun mendapat penolakan dari pedagang, Pemkot Surakarta tetap melakukan penataan Pasar Mebel Gilingan dengan konsep sentra industri kecil menengah (IKM) Mebel.

Pemkot menilai kekhawatiran pedagang bisa diatasi dengan rencana pembangunan pasar mebel baru di eks Bong Mojo pada tahun depan.

Untuk diketahui, pedagang menolak konsep penataan yang dipilih pemkot lantaran tak semua pedagang bisa menempati kembali area yang sudah puluhan tahun digunakan untuk mencari rezeki.

"Solusi penolakan itu adalah memindahkan pasar mebel lama ke eks Bong Mojo, Jebres. Sudah saya carikan solusinya, mau saya bangunkan baru. Nanti saya komunikasi terus biar tidak ada yang dirugikan," terang Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Rabu (12/1).

Menurut Gibran, konsep pembangunan Sentra IKM dinilai cocok untuk meningkatkan kualitas produksi mebel di kawasam setempat. Lokasi tersebut bakal dilengkapi ruang pamer, ruang produksi, ruang jual beli, gudang, serta ruang produksi yang didesain khusus untuk mengeringkan kayu.

“Produksi nanti di situ, workshop, dan ruang pamer. Kami juga rancang agar bersistem perlindungan api. Jadi bisa memaksimalkan potensi produksi mebel. Bisa naik kelas," ungkapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi menambahkan, untuk mendukung Sentra IKM Mebel, pemkot membangun pasar mebel di eks Bong Mojo. Kedua infrastruktur itu akan saling menunjang. Mengingat sebagian pedagang mebel tetap berada di Gilingan dan lainnya ke pasar mebel yang baru.

"Saat ini, jumlah pedagang di pasar mebel Gilingan sebanyak 85 orang. Ya kalau pedagang ini naik kelas, tentu bisa ke Sentra IKM Gilingan. Mereka yang di sana harus memenuhi standar kurasi karena barangnya wajib berstandar ekspor," papar Heru. (ves/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Sentra IKM Mebel #Dinas Perdagangan Kota Surakarta #Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka #Pembangunan Sentra IKM Mebel #Pasar Mebel Gilingan