"Sentra-sentra vaksinasi tetap kami buka. Kami terus percepat vaksinasi,” terang Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka usai rapat koordinasi penanganan Covid-19, Senin (21/3).
Diterangkan Gibran, vaksin yang disuntikkan tak akan membatalkan puasa. Jadi masyarakat, khususnya umat muslim tidak perlu khawatir.
"Vaksin malam kan bisa dari pak dandim. Sentra vaksinasinya juga kami kondisikan agar bisa sampai malam, khususnya saat puasa hingga sebelum Lebaran," ucap Gibran.
Saat ini, capaian vaksinasi booster di angka 33 persen atau setara 138.803 sasaran. Wali Kota berharap, sebelum Lebaran, booster bisa tembus 70 persen.
“Pokoknya kami kejar biar nanti pascalebaran dan mudik tidak terjadi penambahan kasus. Ini yang kami antisipasi. Sebelum Lebaran, booster-nya harus di atas 70 persen," terangnya.
Untuk diketahui, Dinas Kesehatan (Dinkes) Surakarta telah menerbitkan jadwal percepatan vaksinasi menggunakan bus vaksin yang menjangkau sejumlah kelurahan, yakni pada pada Senin-Rabu pekan ini dan Senin-Rabu pekan depan.
Dinkes menargetkan 200 sasaran di tiap lokasi layanan vaksinasi menggunakan bus vaksin. “Yang dilayani vaksin dosis I, dosis II, dan booster untuk semua masyarakat. Tidak hanya yang ber-KTP Solo," terang Kepala Dinkes Surakarta Siti Wahyuningsih.
Untuk sentra vaksinasi di Grha Wisata Niaga diaktifkan Senin-Sabtu mendatang dengan kuota 200-300 sasaran per hari. Waku pelayanan mulai pukul 08.00-11.00.
Layanan sentra vaksinasi melengkapi keberadaan 17 puskesmas dan 16 rumah sakit yang melayani vaksinasi. “Kami sudah lama tidak membatasi KTP. Tidak perlu daftar (datang langsung suntik). Untuk sentra vaksin, sementara ini kuotanya 200-300 sasaran per hari. Tapi kalau animonya bagus, nanti bisa ditambah,” ujar kadinkes.
Ditambahkan Siti, hingga kemarin, capaian vaksinasi dosis I sebesar 143 persen, dosis II sebesar 134 persen, dan dosis III sebesar 33 persen. (ves/wa/dam) Editor : Damianus Bram