Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jelang Lebaran, DKK Skrining Status Vaksinasi Pegawai Hotel dan Restauran

Damianus Bram • Sabtu, 30 April 2022 | 14:15 WIB
PROKES KETAT: Pelayanan hotel di Kota Bengawan selalu mematuhi protokol kesehatan cegah penularan Corona. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
PROKES KETAT: Pelayanan hotel di Kota Bengawan selalu mematuhi protokol kesehatan cegah penularan Corona. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SOLO - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Surakarta bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Parisawata (Disbudpar) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surakarta dalam pengawasan status vaksinasi karyawan hotel dan restoran di Kota Bengawan.

Bagi hotel dan restoran yang lolos skrining akan ditempeli stiker khusus bertuliskan "Hotel Ini Aman" lengkap dengan waktu verifikasi yang dilakukan oleh DKK.

Kepala DKK Surakarta, Siti Wahyuningsih mengatakan kegiatan stikerisasi itu merupakan kerjasama dengan berbagai pihak di ranah kepariwisataan khususnya dalam pengawasan hotel dan restoran. Hingga saat ini sudah ada 25 hotel dan restoran yang mengajukan proses skrining tersebut, namun baru empat hotel yang lolos verifikasi.

"Stikerisasi diberikan pada pelaku hotel dan resto yang seluruh karyawannya sudah booster. Sampai saat ini ada 25 hotel dan resto yang mengajukan, namun baru empat hotel yang lolos Verifikasi P-Care, diantaranya Hotel Sahid Jaya, Hotel Agas, Hotel Arini, dan Hotel Mandala Wisata," kata dia, Jumat (29/4).

Hotel ini dipasangi stiker bertuliskan "Hotel Ini Aman" lengkap dengan keterangan waktu verifikasi, harapannya para karyawan hotel yang biasa melayani tamu dari berbagai daerah itu bisa lebih siap dalam menghadapi pandemi. Sementara para tamu yang hendak menginap di hotel atau masuk ke restoran makin merasa aman karena tahu bahwa seluruh karyawan di hotel itu sudah menyelesaikan seluruh proses vaksinasi.

"Dampaknya semoga ekonomi bisa berjalan terus. Makanya kami harap hotel dan resti lainnya bisa segera mengajukan, kalau ada karyawan yang belum ya harus segera vaksinasi," tegas wanita yang akrab disapa Ning itu.

Ketua PHRI Surakarta, Abdullah Suwarno membenarkan hal tersebut. Pihaknya berharap semua pengelola hotel dan restoran di Solo bisa segera mengajukan dan melakukan vaksinasi bagi yang belum.

"Kita koordinasi dengan Disbudpar lalu nanti yang melakukan verifikasi adalah DKK. Ini memang untuk mendorong booster untuk menghadapi libur lebaran. Selain itu meningkatkan kepercayaan pada tamu untuk masuk ke lokasi yang dilengkapi dengan stiker itu. Harapannya geliat ekonomi di segmen hotel dan restoran bisa makin baik untuk kedepannya," tutup dia. (ves/dam) Editor : Damianus Bram
#Skrining Status Vaksinasi #Status Vaksinasi Pegawai Hotel #PHRI Surakarta #Dinas Kesehatan Kota Surakarta