Pantauan Jawa Pos Radar Solo, ratusan jamaah bersama dengan masyarakat terlihat antusias mengelilingi kampung Jayengan kurang lebih sejauh 3 km dengan membawa obor dan meneriakkan kalimat takbir sembari mengajak sejumlah warga untuk ikut dalam kegiatan kirab takbir tersebut.
Menurut salah satu Takmir Masjid Darussalam Muh. Idim bahwa kegiatan takbir keliling tersebut merupakan salah satu tradisi yang digelar setiap tahun pada malam takbiran, baik itu pada Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha guna untuk mensyiarkan takbiran kepada generasi muda. Akan tetapi semenjak Pandemi Covid-19 merebak di Kota Bengawan, kegiatan tersebut sempat dihentikan.
“Kita sengaja memeriahkan malam takbiran dengan cara mengelilingi kampung menggunakan obor supaya suasana malam takbiran juga meriah di perkampungan bukan hanya di perkotaan saja," terangnya.
Setelah kirab Obor, ratusan jemaah bersama dengan masyarakat nantinya akan melaksanakan santapan bubur bersama di halaman masjid Darussalam. Selanjutnya akan dilakukan takbir bersama dengan masyarakat sekitar. (rud/dam) Editor : Damianus Bram