Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Surakarta Wahyu Kristina mengatakan, pembangunan sentra IKM mebel Gilingan ini akan dikemas dengan konsep bangunan modern dengan tiga lantai. Berisi showroom, area perkantoran, area produksi, dan lanskap. Fasilitas yang dibangun di lahan seluas 5.750 meter persegi itu akan menggunakan 4.000 meter persegi saja sementara sisanya untuk fasilitas pelengkap lainnya seperti aksesbilitas dan lain-lain.
"Anggarannya dari APBN Rp 43,7 miliar. Rinciannya Rp 40,2 miliar untuk instalasi, Rp 712 juta untuk impact population affluence technology (IPAT) pengairan, lalu Rp 1,65 miliar untuk revitalisasi infrastruktur penunjang, dan Rp 1,15 untuk penyediaan sarana tenaga listrik," terang dia.
Pembangunan sentra IKM mebel Gilingan masuk dalam program prioritas pemkot. Persiapan sentra IKM ini tidak hanya sebatas pada pembangunan infrastruktur saja, namun juga dengan pendampingan IKM di dalamnya. Para pelaku IKM akan mendapat pelatihan dari pemkot secara bertahap dalam beberapa waktu ke depan.
"Proses saat ini merampungkan pembangunan gedungnya dulu, selanjutnya akan ada proses kurasi dan pelatihan IKM. Tujuan industri mebel ini agar bisa tumbuh baik di dalam maupun luar negeri," kata Wahyu Kristina.
Sekadar informasi, rencana pembangunan IKM Mebel dimulai dari pengosongan area eks Pasar Mebel Gilingan sejak akhir Mei lalu. Dilanjutkan dengan pembongkaran, mengingat Lebaran kemarin sebagian area pasar sempat mengalami bencana kebakaran.
Puluhan pedagang setempat kemudian dipindah ke area pasar darurat di Jalan D.I Pandjaitan (timur Pasar Legi) sembari merampungkan pembangunan IKM mebel dan pasar mebel baru yang rencananya dibangun di kawasan Bong Mojo, Jebres.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yakin setelah ada IKM, produksi mebel Kota Solo akan naik kelas. Sebab, fasilitasnya makin lengkap dan lebih layak agar bisa masuk pasar ekspor. Tinggal bagaimana mendampingi para pelaku atau perajin mebelnya saja.
“Tidak perlu khawatir, nanti pedagang yang hanya fokus ke jual-beli akan kami fasilitasi ke lokasi baru. Pada 2023 nanti kami siapkan pembangunan pasar mebel baru di kawasan eks Bong Mojo," ujar wali kota. (ves/bun/dam)
Alokasi Anggaran Proyek IKM Mebel Gilingan
Rp 43,7 miliar
Total alokasi anggaran dari APBN
Rincian Penggunaan
Rp 40,2 miliar
Untuk instalasi
Rp 712 juta
Untuk IPAT pengairan
Rp 1,6 miliar
Untuk revitalisasi infrstruktur penunjang
Rp 1,1 miliar
Untuk penyediaan sarana tenaga listrik Editor : Damianus Bram