Puluhan anak penderita HIV/AIDS di Yayasan Lentera terlihat sangat antusias melihat para superhero idolanya datang membawa puluhan balon dan buku-buku dongeng. Tak hanya mengajak bermain, mereka juga membacakan anak-anak penderita HIV/AIDS dongeng menarik.
Salah satu pengurus Yayasan Lentera Solo Kefas Jibrael Lumatefa menuturkan, dengan kedatangan para relawan superhero membuat anak-anak penderita HIV/AIDS merasa bahagia. Yayasan Lentera sendiri sampai saat ini menampung 39 anak penderita HIV/AID dari usia 6 bulan hingga 18 bulan. Peringatan hari HIV/AIDS diharapkan mampu menghapus stigma negatif dan diskriminasi masyarakat pada para penderita HIV/AIDS.
“Kegiatan ini sangat ditunggu-tunggu anak-anak, karena mereka juga jarang bermain secara lepas seperti ini. Mereka sangat senang dan gembira,” ungkapnya.
Penggagas kegiatan dari Tim Superhero Mendongeng Agus Widanarto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan aktivitas perdana pasca pandemi.
“Harapan kami jika anak-anak merasa bahagia akan berpengaruh pada imunnya. Meski virus dalam tubuhnya tidak bisa hilang tetapi jika imunnya meningkat maka akan tetap sehat,” ujarnya. (ian/bun) Editor : Damianus Bram