"Nanti ada 500 satgas, mengikuti pelatihan sampai tanggal 11 Januari. Tanggal 10 Januari upacaranya," ungkap Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.
Pria yang akrab disapa Rudy ini mengatakan total ada 1.500 anggota dari Solo yang akan meramaikan acara ini, yang mana 1.000 anggota satgas dari Solo akan menyusul berangkat ke Jakarta, 9 Januari nanti. Rombongan kedua khusus untuk mengikuti upacara besar PDIP saja. "Total 1.500 satgas dari Solo itu diantar menggunakan 30 bus," tutur Rudy.
Rudy meminta seluruh anggota bisa berperilaku baik selama pelatihan. Termasuk bila ada narasumber atau pembicara yang materinya dinilai kurang tepat atau tak sesuai kenyataan salah satunya.
“Saat di sana, bila yang melatih kira-kira ada salah, ora usah di-huu utawa dikomentari. Diam saja. Khusus untuk Solo. Soalnya nanti ada sendiri yang bengok-bengok sendiri pasti. Solo harus bisa menunjukkan dengan tulus ke sana,” harap Rudy.
Rudy menjelaskan semula DPC PDIP Solo diminta mengirimkan 1.500 anggota, namun dalam perkembangannya ternyata hanya diminta mengirim 500 anggota satgas saja. Namun lantaran sudah telanjur disosialisasikan, Rudy tetap mengirim 1.500 personel ke acara tersebut.
“Pesan saya, nanti kalau di sana ada hal-hal yang lain yang disampaikan, ya diterima apa adanya. Kalau ada apa-apa sampaikan ke LO (panitian lapangan, Red),” serunya.
Ihwal pelatihan, menurut Rudy, akan diikuti satgas PDIP dari berbagai daerah di tanah air. Pelatihan meliputi tugas-tugas satgas PDIP, yaitu mengamankan aset partai, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak.
“Satgas ini membantu masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan. Serta selalu berkoordinasi dengan babinsa, bhabinkamtibmas, LPMK kelurahan, dan kerja sosial. Semua dilakukan tanpa pamrih, jadi ketika ada orang duwe gawe, atau undang tamu banyak bisa ikut bantu,” ujarnya. (atn/nik/dam) Editor : Damianus Bram