Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Meriahkan Semarak Grebek Sudiro Selama Januari, Ruas BI-Pasar Gede Ditutup 4 Jam

Damianus Bram • Selasa, 10 Januari 2023 | 14:20 WIB
SEMARAK: Kawasan Pasar Gede dipenuhi lampion menyambut perayaan Imlek. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SEMARAK: Kawasan Pasar Gede dipenuhi lampion menyambut perayaan Imlek. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – Akses lalu lintas di sebagian ruas Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Urip Sumoharjo akan disetrilkan dari lalu lalang kendaraan bermotor mulai 10-30 Januari pada pukul 19.00-23.00. Penutupan selama empat jam tiap malam itu karena kawasan itu akan digunakan untuk memeriahkan semarak Grebek Sudiro yang mulai digelar malam ini.

Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta Mudo Prayitno mengatakan, penutupan segmen jalan tersebut dilakukan guna mendukung pelaksanaan rangkaian kegiatan Grebek Sudiro hingga akhir Januari ini. Sejak Selasa malam (10/1/2023). Jalan Jenderal Sudirman dari Simpang Bank Indonesia (BI) hingga Simpang Warung Pelem, Jalan Urip Sumoharjo akan ditutup saat malam hari selama empat jam.

"Dari koridor Bank Indonesia menuju balai kota akan ditutup. Penutupan juga dilakukan di jembatan Pasar Gede sampai Simpang Ketandan. Penutupan dilakukan sejak pukul 19.00-23.00. Nanti dibuka lagi mulai tengah malam saat areanya sudah disterilkan dari warga yang datang ke kawasan itu," kata dia, Senin (9/1/2023).

Penutupan akses kendaraan ruas BI-Pasar Gede berpotensi menimbulkan kepadatan di sejumlah ruas jalan di sekitarnya. Kepadatan yang mungkin terjadi bisa terlihat dari selatan lokasi kegiatan mulai dari Bundaran Gladak-Jalan Mayor Sunaryo-Simpang Sangkrah. Sementara di sisi utara lokasi kegiatan, kepadatan arus kendaraan bisa terjadi di Simpang Warung Pelem-Simpang Balong-Jalan Kapten Mulyadi di sekitar kawasan Benteng Vastenburg.

"Potensi padat ada di simpang-simpang terdekat. Karena itu pengguna jalan yang tidak berkepentingan bisa mencari rute alternatif lain," beber Mudo.

Sekedar diketahui, pembukaan Grebek Sudiro dimulai dengan Umbul Mantram pada 12 Januari, kemudian karnaval budaya pada 15 Januari, dan puncaknya pada 21 Januari malam dengan pentas yang ditutup dengan pesta kembang api di momen Tahun Baru Imlek tersebut.

"Setelah dua tahun vakum tahun ini Grebek Sudiro bisa kembali digelar. Tahun ini sedikit berbeda karena sepanjang pelaksanaan kegiatan kami mengisunh konsep car free night (CFN) agar lebih membuat nyaman pengunjung serta mengurangi potensi macet selama kegiatan berlangsung," tutur Ketua Panitia Grebek Sudiro, Arga Dwi Setiawan. (ves/bun/dam)

Pengalihan Arus Lalin Grebeg Sudiro

Kawasan Rawan Macet

Rute Alternatif
Editor : Damianus Bram
#Lampion di Solo #Perayaan Imlek di Solo #Dishub Kota Surakarta #Grebek Sudiro #lampion Imlek