Sekolah setempat memiliki buletin bernama El Syauqi. Tidak sembarangan. Buletin ini sudah berumur 21 tahun. Media internal sekolah itu dikelola oleh para murid. Struktur keredaksiannya pun lengkap. Mulai dari pemimpin redaksi, reporter, layouter, dan sebagainya.
Pemimpin Redaksi Radar Solo Kabun Triyatno mengapresiasi semangat puluhan siswi dalam mempelajari ilmu jurnalistik. "Dengan memahami jurnalistik dan memperkuat literasi, adik-adik bisa mencerna informasi yang saat ini berseliweran di media sosial. Itu agar tidak termakan hoax," ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, Wakil Pemimpin Redaksi Radar Solo Tri Wahyu Cahyono memberikan banyak masukan agar kualitas buletin El Syauqi meningkat. "Lakukan pengumpulan data dan informasi lewat wawancara dan sebagainya secara maksimal agar menghasilkan berita berbobot," terang dia.
Dari sisi tampilan buletin, layouter Radar Solo M Dewangga Uki memuji salah satu halaman yang menurutnya paling bagus. "Tata letaknya, kombinasi antara foto dan tulisan, sudah bagus," katanya.
Sementara itu, Thohari, salah seorang guru pembimbing berterima kasih kepada seluruh tim Jawa Pos Radar Solo yang telah berbagi ilmu tentang jurnalistik dan perwajahan buletin. (wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono