Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Grand Launching Lokananta, Rindu Karya Luar Biasa dari Studio Rekaman Bersejarah

Damianus Bram • Minggu, 4 Juni 2023 | 17:39 WIB
BERMETAMORFOSIS: Menteri BUMN bersama para musisi berbagai zaman di halaman Lokananta, Sabtu (3/6/2023) malam. Studio musik yang menyimpan banyak sejarah ini kembali digairahkan. Diharapkan, karya-karya besar lahir kembali dari sini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR
BERMETAMORFOSIS: Menteri BUMN bersama para musisi berbagai zaman di halaman Lokananta, Sabtu (3/6/2023) malam. Studio musik yang menyimpan banyak sejarah ini kembali digairahkan. Diharapkan, karya-karya besar lahir kembali dari sini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR
RADARSOLO.COM – Lokananta, studio musik bersejarah yang banyak melahirkan para maestro, kini kian bersinar setelah rampung direvitalisasi luar dalam. Diharapkan, karya-karya besar kembali lahir dari tempat ini.

“Lokananta iki panggon nyangkruk seng anyar (tempat nongkrong baru), dan tempat untuk bekarya. Jadi ini kami persembahkan untuk komunitas musik Indonesia dan tentu saja generasi muda Solo dan Jawa Tengah. Agar kita bisa terus berkarya, memaksimalkan kebudayaan kita. Karena kita tidak mau, sebagai negara maju, tetapi tidak punya budaya. Ini bahaya ya. Jadi kita harus menjaga budaya kita," beber Menteri BUMN Erick Thohir usai grand launching Lokananta, Sabtu (3/6/2023).

Pemerintah, melalui BUMN, lanjut Erick, tetap memperhatikan eksistensi para seniman. Banyak musisi legendaris yang memulai karir musiknya di Lokananta. Ada maestro keroncong Waldjinah yang sudah rekaman di Lokananta sejak umur 12 tahun, serta Titiek Puspa.

"Tadi Andien barusan juga rekaman di sini. Ini menjadi momentum bagaimana kualitas musik Indonesia terus kita tingkatkan," ungkapnya.

Ditambahkan Erick, kementeriannya tidak sekadar merevitalisasi, tapi juga memastikan aset milik BUMN berkelanjutan. Seperti yang sudah dilakukan di Sarinah, Jakarta.

“Saya berharap tempat ini bisa dijaga, dimanfaatkan, dan dikembangkan.  Lokananta ini aset BUMN yang bersejarah dan sempat terbengkalai. Lokasi inilah cikal bakal musik Indonesia, ketika presiden pertama kita Pak Soekarno waktu itu mendorong agar musik Indonesia naik dan mengurangi mendengarkan musik-musik barat," bebernya.

Untuk merevitalisasi Lokananta, kata Erick bukan semudah membalikan telapak tangan. Dia ingat betul 1,5 tahun lalu diajak meninjau Lokananta oleh Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

"Saya rasa ini sayang (Lokananta kurang terurus), tetapi tentu saja tidak langsung melakukan (revitalisasi). Tetapi kami melakukan studi dulu waktu itu. Supaya jangan sampai ketika dibangun tidak maksimal," ungkapnya.

Photo
Photo
BERMETAMORFOSIS: Menteri BUMN bersama para musisi berbagai zaman di halaman Lokananta, Sabtu (3/6/2023) malam. Studio musik yang menyimpan banyak sejarah ini kembali digairahkan. Diharapkan, karya-karya besar lahir kembali dari sini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

"Alhamdulillah, kalau saya lihat lokasi ini sekarang, sudah akan menjadi tujuan utama. Kami persembahkan untuk komunitas musik Indonesia yang memang punya perjuangan luar biasa," imbuh Erick.

Erik berharap, generasi muda bisa kembali datang ke lokananta untuk berkarya, sehingga muncul pula dorongan ekonomi baru melalui industri kreatif di bidang musik.

Diketahui, revitalisasi Lokananta dilakukan oleh Kementerian BUMN lewat PT Danareksa-PPA selama enam bulan. Tidak hanya bangunan fisik, tapi juga pengembangan dari sisi bisnis yang disebut lima pilar bisnis Lokananta. Di mana berkelanjutan dari sisi permuseuman, studio rekaman, arena pertunjukan (amphitheater), area food and beverage, dan galeri UMKM.

"Kementerian BUMN memerintahkan kami untuk merevitalisasi 2,1 hektare lahan. Mulai 27 November sampai akhir Mei lalu.  Lokananta baru akan jadi sentra kreativitas dan komersial bagi para musisi, seniman, UMKM sehingga mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi, dan pelestarian budaya Indonesia," jelas Dirut Dana Reksa Yadi Jaya Ruchandi.

Untuk pengelolaan, Danareksa-PPA menggandeng M Bloc sebagai pihak ketiga mengoperatori Lokananta pasca revitalisasi. Ke depan Lokananta bakal jadi creative and commercial hub untuk musik dan UMKM.

"Bisa untuk pertunjukan musik dan budaya. Kami akan membentuk komunitas musik di Indonesia. Museumnya ada dua, Lini Masa Lokananta dan Lokananta The Master. Tiket masuk Rp 25 ribu. Area bebas akses ada tenant UMKM yang sudah terkurasi, area FnB, cinderamata, dan lainnya. Ambisi kami Lokananta bisa jadi perpustakaan musik terlengkap di Indonesia," beber CEO Lokananta Wendi Putranto. (atn/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Launching Lokananta #Grand Launching Lokananta #menteri bumn erick thohir #Revitalisasi Lokananta #lokananta