Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Event Rutin di Kota Solo, Pantang Terasa Membosankan

Damianus Bram • Senin, 26 Juni 2023 | 16:40 WIB
MENARIK: Pertunjukan Sudamala yang digelar di Pura Mangkunegaran. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
MENARIK: Pertunjukan Sudamala yang digelar di Pura Mangkunegaran. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menilai ada sejumlah event rutin yang dihelat di Kota Bengawan mulai membosankan di mata masyarakat. Oleh sebab itu perlu penyegaran kembali agar event-event itu tampak berbeda sekalipun jadi kegiatan tahunan yang rutin dihelat.

Ada beberapa event tahunan yang memang digelar dengan konsep yang terlihat seperti sama dengan tahun sebelumnya.

"Perlu sedikit pembaharuan, tapi aku jujur saja hurung ono ide soal ini. Misalnya Solo Batik Carnival (SBC), sudah waktunya dilakukan penyegaran, misalnya dari workshop-nya atau pelaksananya. Jadi perlu sedikit pembaruan. Saya akan terbuka untuk semua jenis event," beber Gibran.

Disinggung soal potensi perubahan kalender event tahunan, Gibran mengaku tidak akan ada perubahan. Yang digarisbawahi adalah pelaksanaan event yang dituntut lebih tinggi dan variatif.

Saat menghadiri sebuah event budaya yang dihelat di Pura Mangkunegaran akhir pekan kemarin, Gibran ternyata mengutarakan hal positif.

"Event itu (pertunjukan Sudamala) nggak bosenin, jadi event itu nggak monoton. Jadi konten acaranya fresh, kekinian, tapi tetap ada sisi edukasinya. Jadi agar semuanya lebih terpacu agar event-nya tidak gini-gini terus," bebernya.

Di lain sisi, Gibran ternyata menyinggung banyaknya pidato dan seremonial pejabat yang dirasa terlalu lama dalam setiap penyelenggaraan event. Dia meminta hal-hal macam itu tidak lagi dilakukan dalam penyelenggaraan sebuah event.

"Aku yo ra tau sambutan to. Saiki (hitung saja, Red) sambutan panitia, sambutan tuan rumah, sambutan wali kota, penyerahan vandel, dan foto bersama. Kesuwen (kelamaan)," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta Aryo Widyandoko siap menindaklanjuti event yang ada di Solo. Pihaknya tentu akan menjawab tantangan wali kota perihal penyegaran event tersebut.

"Tentu akan kami upayakan masukan Mas Wali (sapaan akrab Gibran). Soal penyegaran akan lebih kami perhatikan, terutama di event-event yang sudah lama digelar di Solo. Kalau untuk pidato dan sambutan ya nanti bisa kami olah lagi bagaimana penempatannya," beber Aryo. (ves/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#Event di Kota Solo #Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka #Event Tahunan di Kota Solo #Penyelenggaraan Event