Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ganjar Fasilitasi UMKM Jateng Go International, Ratusan Produk dari Solo Raya Diekspor ke Prancis

Syahaamah Fikria • Sabtu, 8 Juli 2023 | 03:06 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabnuming Raka melepas ekspor produk UMKM Solo Raya ke Prancis, Jumat (7/7).
Wali Kota Solo Gibran Rakabnuming Raka melepas ekspor produk UMKM Solo Raya ke Prancis, Jumat (7/7).
RADARSOLO.COM - Upaya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam mendukung dan mendorong produk UMKM Jateng untuk go international, terus menunjukkan hasil gemilang. Teranyar, sebanyak 380 produk dari 28 UMKM di Solo Raya diekspor ke Prancis.

Ratusan produk UMKM itu dilepas ekspor oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di halaman depan Pendhapi Gedhe Balai Kota Solo, Jumat (7/7). Pengiriman produk UMKM yang tergabung dalam Kerabat UMKM Solo Raya (Kersa) ke Perancis ini merupakan hasil kerja sama Pemkot Solo bersama Bank Indonesia, Bank Jateng, dan agregator dari Perancis, Fairindo.

Kurator dan CEO Fairindo, Mathieu Mergans mengatakan, pelepasan ekspor produk UMKM dari Solo Raya ke Galeri Indonesia yang berada di Prancis ini merupakan tindak lanjut dari pelepasan ekspor pertama yang dilakukan pada Desember 2022 lalu.

"Pertama pelepasan memang Pemprov Jateng bersama Bank Jateng yang membantu. Melalui Pak Gubernur atas supportnya membantu UMKM agar bisa ekspor. Waktu itu sama-sama untuk se-Jawa Tengah. Terus ini sama BI Solo dan Pemkot Solo juga mendukung," kata Mathieu.

Selama ini, kata Mathieu, Pemprov Jateng dan Pemkot Solo telah banyak memberikan dukungan dan kemudahan bagi pelaku UMKM. Misalnya memfasilitasi permodalan, transportasi atau shipping, dan pajak.

Tentunya juga diperlukan berbagai strategi guna menjaga keberlanjutan ekspor produk UMKM ke luar negeri, termasuk terus melakukan pengenalan selera pasar. Produk dari Indonesia harus dikenal dan dapat dilihat secara terus-menerus.

"Terus terang saya bersyukur juga atas support dari pemerintah dan instansi lain, tapi memang perlu lagi effort marketing yang dibutuhkan di negara tujuan. Istilah kami perang darat itu melalui pameran dan showroom. Perang udara itu perang online," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, UMKM harus bisa naik kelas dan go international dan menginspirasi UMKM yang lain. Untuk mendukung keberlanjutan ekspor, penandatanganan kerja sama dengan pihak luar negeri juga dilakukan.

"Kalau UMKM kita sudah go international, ini bisa menjadi inspirasi buat yang lain. Yang lain bisa maju seperti mereka,” kata Ganjar beberapa waktu lalu dalam acara Bursa UMKM.

Ditegaskan Ganjar, pemerintah juga akan terus memfasilitasi pelaku UMKM yang ingin go internasional. Mulai dari pendanaan, memperbanyak event dan pameran di dalam dan luar negeri.

Di samping itu, fasilitasi juga dilakukan melalui kedutaan besar di luar negeri. Contohnya, membeli toko dan menjadikannya Rumah Indonesia. Harapannya, bila konsumen membutuhkan sesuatu dengan tingkat keunikan khas Indonesia, mereka tahu di mana harus mencarinya.

"Mempromosikan, memperkenalkan dan bertemu dengan pembeli sehingga pertemuan penjual dan pembeli bisa dilakukan di sini. Kelak kemudian ada repeat order (order kembali)," tandas Ganjar. (bay/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#ekspor #umkm jateng #UMKM go international #umkm #ganjar pranowo