RADARSOLO.COM - Proyek pembangunan Jembatan Jurug B memasuki progress baru. Kontraktor akan membangun sejumlah fasilitas pendukung di atas jembatan yang menghubungkan Solo dengan Karanganyar ini.
Manajer Konstruksi PT Baja Titan Utama Jateng Fathoni Jalaludin mengatakan, fasiltas pendukung tersebut adalah pedestrian bagi pejalan kaki maupun pesepeda yang akan melintas diatas jembatan.
"Jadi nanti tidak bercampur dengan kendaraan bermotor. Kami memikirkan safetynya ya," ujar Fathoni kemarin (9/8).
Lebarnya pedestrian sekira 1 meter. Posisinya di utara jembatan. Bisa dimanfaatkan bagi pejalan kaki atau mereka yang menggunakan sepeda. Baik dari Solo ke Karanganyar, ataupun sebaliknya.
Dia mengatakan, pengerjaan jalur pendestrian ini beriringan dengan pembangunan jembatan. Bila tak ada halangan, jalur akan selesai akhir pekan ini.
"Masuknya menuju finishing ya. Agar makin aman, akan ada pagar di sisi kiri dan kanan jalur (pendestrian). Tingginya kurang lebih dua meter," ujarnya.
Tak hanya pendestrian, Fathoni mengatakan, di ujung timur jembatan, akan dibangun taman. Diharapkan taman ini bisa mempercantik tampilan usai jembatan ini dibuka. Setelah jalur pejalan kaki dan pesepeda ini selesai, barulah pihak kontraktor akan memulai melapisi beton jembatan menggunakan aspal.
"Jadi menunggu pendestrian jadi dulu, baru kami aspal. Biar sekalian. Mudah-mudahan segera rampung sehingga jembatan bisa kembali dilewati pengguna jalan. Desain jembatan yang baru lebih kuat dan kokoh dibandingkan jembatan lama," papar dia.
Fathoni mengklaim konstruksi jembatan lebih kokoh karena telah menggunakan teknologi box grider. Selain kokoh, sistem ini juga lebih stabil dan mampu meredam tekanan maupun getaran ketika kendaaraan melintas diatasnya.
"Karena yang kita tahu, yang melintas di atas jembatan ini bukan hanya kendaraan kecil, namun juga kendaraan-kendaraan besar seperti angkutan barang, bus, dan lain sebagainya. Sehingga strukturnya harus kuat," ujar Fathoni. (atn/bun)
Editor : Damianus Bram