Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jalan Slamet Riyadi di Kota Solo Ditutup 4 Jam untuk Pawai Pembangunan: Hindari Macet, Cari Rute Alternatif

Silvester Kurniawan • Jumat, 18 Agustus 2023 | 16:15 WIB

 

Pawai Pembangunan yang akan digelar Pemkot Surakarta, Jumat (18/8) pukul 14.00-18.00.
Pawai Pembangunan yang akan digelar Pemkot Surakarta, Jumat (18/8) pukul 14.00-18.00.

RADARSOLO.COM – Pengguna Jalan Slamet Riyadi hari ini harus siap mencari ruter alternatif. Sebab, mulai pukul 14.00-18.00 jalan protokol ini akan ditutup untuk pawai pembangunan. Mulai simpang empat Gendengan, Purwosari, sampai Balai Kota Surakarta. 

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta Ari Wibowo mengatakan, di rute yang akan dilewati akan ada panggung kehormatan yang lokasinya di Simpang Ngarsopuro.

“Untuk pengaturan lalinnya kami terapkan sistem buka tutup di ujung depan dan belakang rombongan. Untuk menghindari kemacetan kami harap pengguna jalan yang tidak berkepentingan bisa memilih rute lain,” jelas Ari Wibowo, kemarin (17/8).

Dia memprediksi adanya sejumlah titik kepadatan karena ada sejumlah irisan di sekitar rute utama kirab. Kepadatan pertama akan terlihat di barat simpang Gendengan hingga Fly Over Purwosari. Sebab, akan digunakan untuk parkir kendaraan berat dan alutsista yang akan ikut pawai.

Kepadatan kedua akan terlihat di sekitar Overpass Manahan, baik di ruas Jalan Dr. Mowardi Kota Barat maupun di Jalan Adi Sucipto dan Jalan MT Haryono Manahan. Sebab itu, dishub akan melakukan penutupan secara situasional jika akses Jalan Dr. Moewardi tak lagi memungkinkan untuk dilalui kendaraan.

“Perkiraan peserta kirab itu akan mulai pukul 13.00. Kendaraan kecil peserta kami tempatkan di sisi barat. Sedangkan peserta jalan kaki di sisi timur. Ini agar kendaraan masih bisa melintas via Overpass Manahan. Tapi jika macet akan kami tutup,” beber Ari.

Pusat keramaian, sambung dia akan berada disekitar simpang Ngarsopuro. Sebab, di lokasi akan disiapkan panggung kehormatan untuk pejabat dan masyarakat yang hendak menyaksikan kegiatan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan pertugas dalam hal parkir kendaraan maupun mengurangi potensi penumpukan massa yang berkumpul di satu titik tersebut.

“Kalau hasil rapat kemarin setelah melewati panggung kehormatan itu sudah selesai, tapi pesertanya akan meneruskan perjalanan sampai balai kota. Jadi masyarakat tidak perlu semuanya berkumpul di sekitar kawasan Ngarsopuro. Untuk kebutuhan parkir sama dengan ketersediaan parkir saat CFD,” jelas dia.

Terpisah, Kepala Bidang Destinasi dan Pengembangan Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Surakarta Gembong Hadi mengatakan, pawai ini mengambil tema Bersama Merayakan Kebhinekaan. Pemkot sengaja meminta para peserta bisa mengadopsi 17 proyek prioritas di Kota Solo.

“Pesertanya dari beragai elemen. Mulai dari OPD di lingkungan pemkot, swasta, TNI-Polri dan sebagainya,” papar Gembong. (ves/bun)

Jalan Slamet Riyadi Ditutup

Potensi Macet

  1. Overpassa Manahan
  2. Jalan Dr Meowardi Kota Barat
  3. Jalan Adi Sucipto
  4. Jalan MT Haryono
  5. Flyover Purwosari
Editor : Damianus Bram
#HUT ke-78 Kemerdekaan RI #Pawai Pembangunan #Dishub Kota Surakarta #jalan slamet riyadi