RADARSOLO.COM – Jembatan Jurug B baru saja selesai menjalani tahapan berbagai pengujian. Mulai dari uji struktur, uji kekuatan jembatan hingga uji coba open traffic kemarin. Hasilnya, jembatan yang baru rampung proses pembangunannya itu siap dibuka untuk lalu lintas normal mulai Selasa sore ini.
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, uji coba kelalulintasan di Jembatan Jurug B dipersiapkan sejak pukul 11.00. Kendaraan roda dua, roda empat hingga bus dijajal untuk melintas di jembatan baru itu.
"Pukul 11.00 ini kami dengan dishub dan Satlantas Polresta Surakarta mengadakan trial open traffic (uji coba pembukaan lalu lintas, Red)," terang Construction Manager PT Baja Titian Utama Area Jawa Tengah M. Fathoni Jalaludin di sela kegiatan.
Dia memastikan secara konstruksi Jembatan Jurug B telah siap. Mengingat sebelumnya uji struktur dan uji beban juga telah dilakukan. Untuk memaksimalkan persiapan jelang pembukaan dilakukan uji coba lalu lintas menimbang berbagai kesiapan. Seperti penerangan jalan umum, rambu dan markah, dan sebagainya.
"Sampai hari ini sudah 99,8 persen. Pengujian-pengujian juga sudah dilakukan. Yang terakhir uji coba open traffic ini. Kalau siap semua besok (hari ini) bisa dibuka. Tapi nanti yang menentukan siap tidaknya dari dishub (dinas perhubungan)," terang Fatoni
Pada uji open traffic siang itu sejumlah kendaraan dijajal lalu lalang di jembatan baru dengan panjang 160 meter dan lebar 9,5 meter itu. Hasil monitoring dan uji coba kelayakan dari segi kelalulintasan dinyatakan memenuhi standar kelayakan. Sebab itu, kontraktor bersama dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR), dishub, dan satlantas memutuskan Jembatan Jurug B bisa dibuka secara normal pada Selasa (5/9) sore.
"Rencananya besok (hari ini) pukul 2 siang (14.00) sudah persiapan dan pukul 15.00 mulai dibuka. Uji kelayakan jembatan dan open traffic sudah dilakukan. Harapanya segera bisa dilalui masyarakat karena ini juga jalan nasional," terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta Taufiq Muhammad.
Dengan demikian, Jembatan Jurug B akan kembali ke fungsi normal menjadi jembatan utama yang bisa dilintasi kendaraan dari barat ke timur (Solo - Karanganyar). Selanjutnya Jembatan Jurug C yang selama ini difungsikan dua arah karena dipakai sebagai jalur alternatif selama Jembatan Jurug B dibangun akan dikembalikan ke fungsi semula. Yakni mengakomodasi kendaraan yang melintas dari timur ke barat (Karanganyar - Solo).
"Fungsinya akan di kembalikan seperti semula seperti lalu lintas sebelumnya. Jadi besok sore sudah bisa dilewati masyarakat," jelas Taufiq.
Sekadar informasi, jembatan lama model hamilton yang menggunakan rangka baja itu dibongkar dan dibangun ulang. Diganti dengan konstruksi model gelagar baja yang jauh lebih kuat dari jembatan sebelumnya.
"Secara teknologi jembatan ini lebih kuat dari jembatan sebelumnya karena dilengkapi teknologi antigempa dan kuat sampai 100 tahun k edepan. Trima kasih untuk warga yang sudah bersabar menunggu hampir setahun ini. Strukturnya sudah selesai, pengujian juga sudah dilakukan, jembatan ini siap dibuka dengan status operasional," imbuh General Manager Construction PT Baja Titian Utama, Handrianus Bambang. (ves/bun)
Editor : Damianus Bram