RADARSOLO.COM - Harga berbagai jenis beras di Pasar Legi, Solo terpantau mengalami kenaikan sejak sepekan terakhir. Kendati harganya merangkak naik, pasokan beras dipastikan aman untuk memenuhi permintaan di pasaran.
Lurah Pasar Legi, Nurrahmadi membenarkan harga beras di pasar tersebut yang terus mengalami kenaikan. Ini bisa dibuktikan dengan perubahan harga yang terjadi dalam sepekan terakhir.
“Harga beras naik sudah seminggu ini,” kata dia, Rabu (6/9).
Berdasarkan pendataan komoditas pangan di Pasar Legi, pada 1 September lalu harga beras Bulog masih di angka Rp 9.400 per kg, beras Naga Delanggu Rp 14.500 per kg, beras Mentik Rp 14.500 per kg, beras premium Rp 14.500 per kg, dan beras Cap IR 64 Rp 12.500 per kg.
Kenaikan harga beras terlihat pada 4 September. Untuk varian beras Bulog naik menjadi Rp 10.900 per kg, beras Naga Delanggu menjadi Rp 15.000 per kg, beras Mentik Rp 15.000 per kg, dan beras Cap IR 64 naik menjadi Rp 13.000 per kg. Sementara beras premium bertahan di harga yang sama Rp 14.500 per kg.
“Kenaikan ini terus terjadi sampai hari ini. Tapi kalau dari segi pasokannya masih aman, permintaan juga masih bisa dipenuhi,” papar Nur, Rabu (6/9).
Pemimpin Perum Bulog Cabang Surakarta Andy Nugroho mengatakan, kenaikan harga beras terjadi karena beberapa faktor. Pertama, karena terjadi penurunan penyerapan (pengadaan, Red) beras dalam dua tahun terahir. Kedua, produksi beras yang lebih sedikit dibanding permintaan di pasaran.
Ketiga adalah faktor cuaca yang mempengaruhi produksi beras karena pergeseran musim tanam. Meski demikian, Bulog memastikan pasokan pangan masih aman dan tercukupi sampai akhir tahun nanti.
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok masih cukup. Kami percepat penyaluran bantuan pangan untuk keluarga kurang mampu per September ini,” jelas dia.
Menyiasati kenaikan harga beras ini, Pemkot Solo juga terus menggelar operasi pasar dan pasar murah hingga November mendatang. Ini dilakukan karena kenaikan harga beras telah dirasakan dampaknya oleh masyarakat.
Beras premium yang kini berkisar di harga Rp 15.000 per kg dan beras medium Rp 10.900 per kg, dirasa cukup mahal untuk sebagian masyarakat.
“Kenaikannya per September ini. Bersama Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Solo akan terus kami lakukan (pasar murah,Red) di setiap kelurahan. Masyarakat bisa beli dua kantong (5 kg per kantong) sesuai HET-nya,” ucap Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Heru Sunardi. (ves/ria)
Editor : Syahaamah Fikria